detikNews
2019/10/22 15:03:21 WIB

Tolong, Bola Mata Gadis di Mojokerto Ini Nyaris Lepas karena Hipertiroid

Enggran Eko Budianto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Tolong, Bola Mata Gadis di Mojokerto Ini Nyaris Lepas karena Hipertiroid Bola mata gadis ini nyaris Lepas karena hipertiroid (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Masa remaja Mery Pramesti tiba-tiba hilang manakala matanya terasa sakit saat terkena cahaya. Saat itu Mery masih berusia 13 tahun dan duduk di kelas 1 SMP. Semula Mery mengeluh sakit tenggorokan, bibir pecah-pecah dan demam.

Penyakit hipertiroid mengakibatkan kedua bola mata Mery Pramesti menonjol hingga nyaris terlepas. Gadis berusia 22 tahun ini juga merasa kesakitan saat matanya terkena cahaya.

"Setelah saya periksakan ke dokter di Jatirejo, RSUD RA Basuni (di Gedeg, Mojokerto) dan RSU Dr Soetomo (di Surabaya) diagnosanya sama, yaitu hipertiroid," ujar Ayah Mery, Supeno saat berbincang dengan detikcom di rumahnya, Dusun Pelem, RT 2 RW 6, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (22/10/2019).

Selama sekitar 3 tahun berobat di RSU dr Soetomo, lanjut Supeno, Mery hanya mendapatkan perawatan jalan. Dia pun rutin mengantar Mery ke rumah sakit pelat merah di Surabaya itu tiga kali dalam sebulan.


"Setelah saya periksakan ke dokter di Jatirejo, RSUD RA Basuni (di Gedeg, Mojokerto) dan RSU dr Soetomo (di Surabaya) diagnosanya sama, yaitu hipertiroid," ujarnya.

Namun saat Mery mulai masuk ke sekolah SMK, dia tak lagi mampu melanjutkan pengobatan putrinya. Di lain sisi, Mery juga merasa lelah karena harus mondar-mandir ke Surabaya.

"Saat berhenti berobat, matanya sudah menonjol, tapi tidak terlalu," terangnya.

Supeno sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Namun, dia mengaku sudah tiga pekan ini tidak mendapatkan pekerjaan. Saat ada pekerjaan, penghasilannya paling banyak hanya Rp 300 ribu dalam seminggu.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com