detikNews
Sabtu 19 Oktober 2019, 11:55 WIB

Monyet Liar Serang Lahan Jagung Siap Panen Milik Warga Ponorogo

Charoline Pebrianti - detikNews
Monyet Liar Serang Lahan Jagung Siap Panen Milik Warga Ponorogo Pemilik lahan menunjukkan jagungnya yang habis dimakan monyet liar (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo - Akibat musim kemarau panjang yang melanda Ponorogo sebagian lahan jagung milik warga di Desa Nglurup, Kecamatan Sampung diserang puluhan ekor monyet liar. Mereka ingin mencari sumber air dan makanan dari lahan warga.

Pantauan detikcom, sejumlah lahan jagung milik warga yang berada terdekat dengan Alas Beji, Gunung Cilik, Desa Nglurup, Kecamatan Sampung jadi sasaran empuk kawanan monyet. Tampak ratusan batang jagung yang ambruk akibat serangan tersebut. Pun juga tampak bonggol jagung yang terkupas bekas dimakan kawanan monyet.

Hewan bernama latin Macaca fascicularis ini menurut warga sekitar setiap tahun selalu turun gunung. Tujuan utamanya untuk mencari makan. Dikarenakan panjangnya durasi musim kemarau membuat kawanan monyet ini memilih turun gunung.


"Kemarin saya lihat ada 50-an ekor monyet yang kesini, saya takut karena saking banyaknya," tutur salah satu warga setempat Mini kepada detikcom, Sabtu (19/10/2019).

Menurut Mini, tahun lalu serangan kawanan monyet ini lebih parah. Bahkan ratusan ekor monyet yang turun gunung terlihat seperti tawuran di lahan jagung.

"Tahun ini lebih sedikit, kan ada aktifitas penambangan pasir di sungai jadi hanya sebagian monyet saja yang berani lewat," terang dia.


Sebab, lokasi antara lahan jagung dengan Alas Beji hanya dipisahkan oleh sungai besar. Saat musim hujan, monyet tidak ada yang berani lewat karena derasnya arus sungai. Hanya saja saat musim kemarau, kawanan monyet ini berani melewati sungai karena debit air yang kecil. Sekaligus terdesak kebutuhan makanan saat musim kemarau panjang.

"Total, ada 5 kuintal jagung milik saya yang dirusak monyet," pungkasnya.

Padahal Mini mengaku lahan jagungnya yang seluas 50x20 meter persegi itu sebentar lagi akan panen. "Ini lahan jagung milik saya, banyak yang roboh dan bonggol jagungnya habis, padahal sebentar lagi panen," keluh Mini.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com