detikNews
Jumat 18 Oktober 2019, 18:09 WIB

Seorang Ibu Ajak Anak Bunuh Diri Panjat Patung Bung Karno di Blitar

Erliana Riady - detikNews
Seorang Ibu Ajak Anak Bunuh Diri Panjat Patung Bung Karno di Blitar Si ibu dibawa polisi masuk ke mobil patroli (Foto: Istimewa)
Blitar - Seorang ibu mengajak anaknya bunuh diri di Kota Blitar. Ibu ini mengajak anak balitanya memanjat patung Bung Karno setinggi sembilan meter di Simpang Tiga Herlingga.

Polisi yang berjaga di pos Simpang Herlingga bertindak sigap. Mereka segera melakukan upaya penyelamatan dengan menahan si anak agar tidak ikut naik. Upaya itu berhasil. Namun sang ibu terlanjut naik. Si ibu naik hingga ke kaki patung dan menciumi patung perunggu itu di bagian kaki. Jarak bagian patung itu ke bawah sekitar 3 meter.

"Karena fisik ibu sangat kuat, petugas tidak bisa mencegahnya naik. Sampai di bagian kaki, ibu itu teriak-teriak sambil menciumi bagian kaki," kata Kapolsek Sananwetan AKBP Didit Prihantoro dikonfirmasi detikcom, Jumat (18/10/2019).


Ketika sang ibu memanjat, lanjut Didit, si anak menangis histeris di bawah. Namun kondisinya telah aman karena didekap erat petugas Polwan.

Upaya evakuasi membutuhkan tenaga ekstra tiga petugas kepolisian. Dengan dibujuk, petugas akhirnya berhasil menurunkan sang ibu, yang langsung pingsan begitu badannya menyentuh tanah.

gFoto: Istimewa

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sananwetan agar kondisinya lebih tenang. Dari kartu identitas yang dibawa, ibu dan anak ini ternyata warga Sumberpucung, Kabupaten Malang.

"Dari kartu identitasnya kami ketahui korban bernama Lilik Nur Kamidah (42) , warga Jalan Raden Patah Rt 26 Rw 3 Sumberpucung, Malang. Kami menduga, dia memang berusaha untuk bunuh diri," ungkapnya.

Sementara dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Sananwetan , Lilis diketahui tengah depresi. Mengetahui hal itu, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Polres Malang untuk memberi tahu keluarganya.


"Keterangan keluarganya, korban ini memang sudah lama depresi sejak suaminya meninggal. Dia juga pernah mau menceburkan diri di Bendungan Karangkates," beber Didit.

Saat ini, korban telah dibawa pulang dengan membawa obat bagi orang dengan gangguan jiwa. Jika kondisinya belum membaik, tim medis menyarankan agar keluarga memasukkannya ke rumah sakit jiwa di Lawang.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com