detikNews
Selasa 15 Oktober 2019, 19:59 WIB

Emak-emak Asal Lamongan Kena Gendam, ATM Isi Puluhan Juta Dikuras

Eko Sudjarwo - detikNews
Emak-emak Asal Lamongan Kena Gendam, ATM Isi Puluhan Juta Dikuras Ilustrasi (Zaki Alfarabi/detikcom)
Lamongan - Seorang ibu menjadi korban gendam orang yang baru dikenalnya saat akan pulang. Selain dia diturunkan di tengah jalan, isi ATM sang ibu pun dikuras.

Ibu korban gendam tersebut adalah Sumarlik (48), warga Desa Kalen, Kecamatan Kedungpring. Kejadian ini bermula ketika Sumarlik sedang menunggu kendaraan umum di Surabaya untuk pulang ke Lamongan.

"Ketika itu saya dihampiri oleh dua orang laki-laki tidak dikenal dan mengatakan tujuan mereka sama, yaitu ke Terminal Osowilangun, Surabaya," kata Sumarlik di hadapan penyidik ketika melapor ke Polres Lamongan, Selasa (15/10/2019).

Setelah dua orang yang mengaku bertujuan sama tersebut, kata Sumarlik, mereka didatangi mobil warna silver dengan nopol yang tidak diketahui dan menawarkan kepada mereka untuk diantar ke Terminal Osowilangun dengan biaya Rp 10 ribu per orang. Kata sepakat tercapai, Sumarlik bersama dengan dua orang laki-laki tersebut kemudian naik mobil tersebut.


Sesampai di Jalan Demak, Surabaya, lanjut Sumarlik, ada seorang laki-laki yang ikut naik mobil mereka yang mengaku baru pulang dari Malaysia dan telah menjadi korban penipuan dan barang-barangnya dibawa lari orang.

"Ketika sudah di dalam mobil, orang yang mengaku dari Malaysia tersebut menawarkan batu permata sebagai ganti barang-barangnya yang telah hilang dan saya menggantinya dengan uang," ujarnya.

Merasa iba dan kasihan, Sumarlik kemudian ikut membantu membeli batu permata tersebut dan menyerahkan uang tunai Rp 1 juta. Karena masih kurang, selanjutnya Sumarlik mengambil ATM di rumahnya dan dibantu para pelaku menarik uang ATM miliknya hingga uang tabungannya sebesar Rp 36,5 juta dikuras.


"Setelah itu, saya diturunkan di Masjid Al Mubarok, Sukodadi, dengan alasan menunggu barang ketemu, akan tetapi setelah ditunggu ternyata para pelaku tidak kembali dan setelah saya cek ternyata saldo rekening saya berkurang, sehingga saya lapor polisi ini," imbuhnya.

Kasubag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono kepada wartawan membenarkan laporan korban ini. Pihaknya, kata Djoko, masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

"Ya ada laporan yang masuk, akan kami tindak lanjuti," katanya.


Simak juga video "Polisi Gadungan Rampas Uang dan Ponsel Wanita di Kendari" :

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com