Sanksi Siap Menunggu Dokter yang Selingkuh dengan Istri Polisi

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 14 Okt 2019 13:35 WIB
Direktur RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo dr Sugeng Mulyadi (Foto: Enggran Eko Budianto)
Direktur RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo dr Sugeng Mulyadi (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Dokter spesialis Ortopedi tulang belakang RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto dr Adi Rijana Putra ditetapkan sebagai tersangka perzinaan dengan istri polisi. Direktur rumah sakit pelat merah itu meresponsnya dengan melakukan sejumlah upaya untuk memberikan sanksi kepada oknum dokter tersebut.

Direktur RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo dr Sugeng Mulyadi mengatakan pihaknya mendapatkan informasi penetapan dr Adi sebagai tersangka kasus perzinaan dari media massa. Penetapan tersangka dr Adi dan selingkuhannya, bidan Maya Ariesta Dewi dilakukan Satreskrim Polres Mojokerto Kota pada Jumat (11/10).

"Hari ini saya layangkan surat ke Polres Mojokerto Kota. Harus ada hitam di atas putih kalau memang sudah tersangka. Kami juga minta petunjuk dari kepolisian kelanjutan proses hukumnya seperti apa," kata dr Sugeng saat dihubungi detikcom, Senin (14/10/2019).


Jawaban tertulis dari polisi, lanjut dr Sugeng, akan dijadikan sebagai pedoman untuk membuat laporan ke Wali Kota Mojokerto. Nantinya Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang akan menentukan bentuk sanksi terhadap dr Adi. Pasalnya sejak 2013, dr Adi sudah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkot Mojokerto.

"Nanti yang menentukan sanksi disiplin yang bersangkutan sebagai PNS adalah Inspektorat dan BKD," ujarnya.

Tidak hanya terancam hukuman pidana dan sanksi disiplin sebagai PNS, dr Adi juga harus menanggung sejumlah risiko akibat perselingkuhannya dengan bidan Maya. Salah satunya, dr Adi bakal tak mendapatkan tunjangan kinerja dari RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo. Karena sejak digerebek 1 Oktober 2019, sampai hari ini dia tak masuk kerja.
Selanjutnya
Halaman
1 2