Round-Up

Rumitnya Cinta Segitiga yang Berakhir Petaka

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Jumat, 04 Okt 2019 07:57 WIB
Budiono saat dihadirkan dalam jumpa pers (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - Pembunuh Achmad Dwi Antoko alias Antok (21), penjual nasi di Jombang akhirnya dibekuk. Pelaku merupakan seorang tukang becak. Kasus pembunuhan ini dipicu oleh kisah cinta segitiga,

Pelaku adalah Budiono (48), warga Dusun Jatisari, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang. Sehari-hari, Budiono bekerja sebagai tukang becak yang biasa mangkal di simpang 4 RSUD Jombang.

"Sekitar 24 jam dari kejadian, pelaku kami tangkap di Jalan Raya Ploso-Babat ketika pelaku melakukan aktivitas sehari-hari," kata Kapolres Jombang AKBP Boby Paludin Tambunan saat jumpa pers di kantornya, Jalan KH Wahid Hasyim, Kamis (3/10/2019).


Budiono berjalan terpincang-pincang karena betis kaki kanannya ditembus timah panas polisi. "Saat ditangkap, pelaku berusaha kabur sehingga kami berikan tindakan terukur," kata Boby.

Boby menjelaskan Budiono tercatat sebagai residivis kasus perjudian yang diringkus tahun 2009 silam. Saat itu dirinya menjabat Kasat Reskrim Polres Jombang.

Pembunuhan sadis terhadap Antok ternyata dipicu persoalan cinta segitiga. Pelaku cemburu buta setelah tahu kekasihnya, Puji Rahayu (37), juga menjalin hubungan dengan korban.
Selanjutnya
Halaman
1 2