detikNews
Kamis 03 Oktober 2019, 19:39 WIB

Buaya Menampakkan Diri di Bengawan Solo, Ini Langkah Pemkab Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Buaya Menampakkan Diri di Bengawan Solo, Ini Langkah Pemkab Lamongan Penampakan buaya di Bengawan Solo (Foto: Istimewa)
Lamongan - Hebohnya penampakan buaya di Bengawan Solo yang melintas di Kecamatan Glagah mendapat perhatian serius Pemkab Lamongan. Pemkab Lamongan akan segera melakukan koordinasi lintas instansi untuk membahas penampakan buaya ini.

Kabag Humas Dan Protokol Pemkab Lamongan, Agus Hendrawan mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk persoalan penampakan buaya ini. Instansi terkait ini, lanjut Agus, diantaranya adalah Dinas PU SDA, BPBD dan juga pemerintah kecamatan.

"Penampakan buaya ini akan dikoordinasikan dengan instansi terkait dan pihak kecamatan untuk dicarikan solusi," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Lamongan Agus Hendrawan kepada detikcom, Kamis (3/10/2019).


Pemkab dan pihak-pihak terkait, lanjut Agus, pihaknya juga akan segera turun ke Desa Konang, Kecamatan Glagah di mana penampakan buaya ini terjadi. Hal ini untuk memastikan penampakan buaya ini apakah masih terjadi lagi atau tidak.

"Perkembangan mengenai ini akan kami sampaikan," jelasnya.

Dikatakan oleh Agus, untuk saat ini Pemkab Lamongan menghimbau warga untuk menjauhi lokasi penampakan buaya ini untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Selain itu, Agus juga meminta agar warga meningkatkan kewaspadaannya.


"Kami imbau agar warga tetap waspada dan berhati-hati serta menjauhi lokasi penampakan buaya tersebut," pintanya.

Seperti diketahui, warga Lamongan terutama di Kecamatan Glagah dihebohkan dengan penampakan buaya di Bengawan Solo. Kabar penampakan buaya ini bahkan menjadi hiburan tersendiri dengan menunggu penampakannya di tepi sungai.

Sementara itu, Kepala BPBD Lamongan yang juga Sekretaris Kabupaten Lamongan, Yuhronur Efendy mengakui jika penampakan buaya di sekitar Bengawan Solo ini terjadi karena musim kemarau. Meski demikian, kata Yuhronur, habitat buaya-buaya ini bukan di Lamongan.

"Kami memang pernah mendengar penampakan buaya ini, (kawanan buaya) ini mencari lokasi yang airnya lebih dalam," katanya.

Meski belum ada laporan buaya-buaya ini menyerang warga, Yuhronur tetap menghimbau warga sekitar untuk tetap hati-hati dan waspada. Yuhronur juga menyarankan warga sekitar lokasi untuk menjauh dari lokasi penampakan dan meningkatkan kewaspadaan.

"Kami himbau warga untuk tidak mendekat di sekitar lokasi penampakan buaya," imbaunya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com