Polisi di Pacitan Ajak Mahasiswa Doakan 2 Rekannya yang Meninggal Saat Demo

Purwoto Sumodiharjo - detikNews
Sabtu, 28 Sep 2019 12:23 WIB
Polisi mengajak siswa SMK mendoakan 2 mahasiswa yang meninggal saat demo (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Pacitan - Aksi unjuk rasa yang berujung meninggalnya dua mahasiswa menyita perhatian. Tak terkecuali bagi jajaran kepolisian. Kapolres Pacitan pun mengajak mahasiswa Kota 1001 Gua mendoakan almarhum.

"Semoga almarhum dilapangkan kuburnya dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT," ucap kapolres AKBP Sugandi saat sosialisasi Smart SIM di depan puluhan mahasiswa STKIP PGRI Pacitan, Sabtu (28/9/2019) pagi.


Sugandi lantas mengajak para peserta sosialisasi menundukkan kepala sejenak. Perwira kelahiran Kuningan, Jawa Barat itu lalu memimpin doa. Yakni dengan membaca surat Al Fatihah. Surat pembuka dalam Al Quran itu dikirimkan khusus untuk arwah almarhum.

"Mari kita doakan juga semoga keluarga almarhum diberikan kesabaran. Al Fatihah," tutur kapolres lirih. Pada saat bersamaan para mahasiswa yang hadir di halaman Satpas, Jalan Imam Bonjol, menunduk sembari menengadahkan tangan.


Sugandi mengatakan usai sosialisasi dengan mahasiswa pihaknya akan mengadakan yasinan. Prosesi tersebut akan diikuti dengan salat gaib di Masjid Agung Darul Falah. Para mahasiswa juga akan dilibatkan langsung dalam rangkaian kegiatan.

"Nanti teman-teman (mahasiswa) kita harapkan bisa mengikutsertakan perwakilannya ya," katanya sebelum melanjutkan sambutan.




Tonton juga video Ribuan Mahasiswa Gelar Salat Gaib untuk Randi dan Yusuf:

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)