detikNews
2019/09/26 12:33:20 WIB

500 Anggota Jemaah NU Geruduk PN Blitar Dukung Pembacaan Eksepsi Tokohnya

Erliana Riady - detikNews
Halaman 1 dari 2
500 Anggota Jemaah NU Geruduk PN Blitar Dukung Pembacaan Eksepsi Tokohnya Ratusan warga NU yang datang ke PN Blitar. (Erliana Riady/detikcom)
Blitar - Lebih dari 500 anggota jemaah Nahdlatul Ulama (NU) memadati gedung Pengadilan Negeri Blitar. Mereka memberikan dukungan moril dalam sidang pembacaan eksepsi dua tokoh NU yang dijadikan tersangka kasus dugaan pengeroyokan.

Seperti pantauan detikcom, massa memakai atribut organisasi masing-masing, mulai Fatayat, Muslimat, Banser, hingga Ansor. Massa NU itu berkumpul di halaman kantor PN Blitar saat dibacakan eksepsi terhadap penetapan tersangka dua tokoh NU Kecamatan Wonodadi, HIA dan MN.

Sidang hanya berjalan sekitar 20 menit dengan agenda pembacaan eksepsi oleh kuasa hukum dua tersangka. Kuasa hukum HIA dan MN, Yaumatur Tibi, mengatakan dalam eksepsi itu pihaknya menolak penetapan tersangka dua kliennya.


"Kami menolak fakta-fakta yang diajukan jaksa karena tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan," kata Yaumatur kepada detikcom, Kamis (26/9/2019).

Ini seperti yang disampaikan koordinator massa jemaah NU, Abdul Kholik, dalam sidang sebelumnya. Menurutnya, ada upaya kriminalisasi terhadap dua tokoh NU. Dugaan itu muncul karena satu tersangka, yakni HIA, tidak berada di lokasi saat peristiwa pengeroyokan terhadap pelapor NK terjadi.

"Menurut kami, ini upaya kriminalisasi. Nama yang dinyatakan sebagai tersangka itu tidak ada di lokasi. Dan alasan polisi yang menyatakan keris bukan senjata tajam, itu alasan yang tidak masuk akal," kata Abdul Kholiq kepada detikcom, Kamis (12/9).
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com