Ikatan Alumni Sebut Penetapan Tersangka Imam Nahrawi Terkesan Dipaksakan

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 10:15 WIB
Wakil Ketua IKA UINSA, A. Bajuri (Foto: Istimewa)
Surabaya - Ikatan Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) angkat bicara terkait penetapan Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka dugaan suap dana hibah KONI. Imam sendiri merupakan Ketua IKA UINSA.

Wakil Ketua IKA UINSA, A. Bajuri menilai penetapan tersangka Menpora ini terkesan dipaksakan. Bahkan, Bajuri menyebut KPK mulai mengalami krisis kepercayaan usai drama penetapan pimpinan baru hingga pengesahan revisi UU KPK.

"Di saat drama perjuangan itu tidak mendapat simpati publik, mereka mencoba mengumumkan Menpora sebagai tersangka. Ini terkesan dipaksakan dan tergesa-gesa," ujarnya melalui rilis resmi yang diterima detikcom di Surabaya, Rabu (18/9/2019).


Selain itu, Bajuri menyebut keputusan menjadikan Imam menjadi tersangka diputuskan sebagian pimpinan KPK. Dia menduga keputusan itu juga diambil dengan pimpinan yang tidak lengkap. Hal ini karena ada salah satu pimpinan yang mundur atau cuti, yakni Saut Situmorang.

Dari hal ini, Bajuri melihat adanya celah hukum dalam penetapan tersangka Imam Nahrawi oleh KPK. Untuk, IKA UINSA akan memberikan advokasi kepada Ketum IKA UINSA.
Selanjutnya
Halaman
1 2