detikNews
Jumat 13 September 2019, 08:15 WIB

Round-Up

Guliran Teror Kasus Foto Bugil Istri Siri dan Menghilangnya Anggota DPRD Malang

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Guliran Teror Kasus Foto Bugil Istri Siri dan Menghilangnya Anggota DPRD Malang SW, istri siri anggota DPRD Malang melapor ke polisi (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Kasus foto bugil SW, istri siri anggota DPRD Kabupaten Malang, KR, terus bergulir. Yang terbaru, SW mengaku mendapat teror setelah adanya kasus tersebut.

Perempuan 42 tahun itu mendapat teror melalui banyaknya telepon masuk ke HP-nya.

"Terus ada telepon dari nomor tak dikenal. Klien kami jadi takut, dan kebingungan untuk mencari perlindungan. Kami berencana akan sowan kepada kiai sepuh, untuk mendapatkan perlindungan. Karena klien kami terus mendapatkan teror," ujar kuasa hukum SW, Dahri Adussalam, ditemui detikcom di Mapolres Malang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kamis (12/9/2019).

Dahri mengaku, ada alasan khusus untuk harus sowan kepada kiai sepuh. Karena kasus yang dihadapi kliennya sebagai istri siri melibatkan kader dari PKB.


"Kenapa ke kiai sepuh ? Karena yang kita hadapi adalah kader PKB," kata Dahri.


Sejak kasus ini mencuat, KR sendiri tak nampak batang hidungnya. Politisi asal PKB ini menghilang sejak dua hari lalu. DPC PKB Malang yang ingin memanggil KR pun tak bisa untuk melakukan tabayyun.

"Kami hubungi melalui telpon, tidak bisa. Nomornya tidak aktif. Kita lakukan itu, karena yang bersangkutan tidak ngantor," terang Sekretaris DPC PKB Malang Muslimin kepada detikcom, Kamis (12/9/2019).

Menurut Muslimin, partai ingin mendapatkan penjelasan secara langsung dari KR, soal pengaduan yang dilayangkan oleh SW (42), istri sirinya.


Dan akhirnya PKB membentuk Tim 7 untuk menyelesaikan kasus ini. Tim dibentuk untuk menggali informasi sebanyak mungkin dari kedua belah pihak.

"Hasil rapat internal yang diikuti Dewan Syuro dan Tanfidz memutuskan pembentukan Tim 7 dalam menangani kasus ini," lanjut Muslimin.

Muslimin mengungkapkan Tim 7 akan bekerja dengan meminta keterangan kepada KR (52) dan SW, perempuan yang mengaku sebagai istri sirinya. Karena selama ini, partai pimpinan Muhaimin Iskandar ini hanya mendapatkan dari informasi (media massa) yang berkembang di masyarakat saja.

"Hasil keterangan dari kedua belah pihak akan dirapatkan kembali, yang nantinya keluar rekomendasi," tegas anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang ini.

Bukan hanya itu, DPC PKB Kabupaten Malang juga memberikan deadline waktu kepada Tim 7 untuk bekerja, yakni selama lima hari. "Ada batas waktu lima hari, karena kami ingin persoalan ini cepat terselesaikan," pungkas Muslimin.


DPW PKB Jatim pun tengah memproses kasus ini. Penyelesaian internal dipilih PKB untuk merespons kasus ini. Partai pimpinan Muhaimin Iskandar ini juga membutuhkan keterangan dari semua pihak.

"Pasti kita punya aturan, dan aturan itu akan kita jalankan. Tapi kita lebih memilih untuk menyelesaikan secara internal," kata Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Hikmah Bawaqih.


Hikmah ingin menyakinkan kepada masyarakat pemilih, bahwa PKB sangat berkepentingan untuk menjaga marwah anggota legislatif, yang merupakan kader PKB.

"Yang harus kami yakinkan kepada konstituen, bahwa kita sangat-sangat berkepentingan untuk menjaga marwah anggota DPRD, yang merupakan kader kita. Kita berkepentingan, itu pasti," kata Hikmah.

Anggota DPRD Kabupaten Malang berinisial KR (52) dilaporkan istri sirinya, SW (42) karena foto bugil. Politisi PKB yang juga anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi PKB periode 2019-2024 ini dilaporkan atas penyebaran konten pornografi.

Foto yang disebar, diambil pelaku saat bermalam di hotel bintang lima Kota Surabaya, dengan SW. Kala itu, KR tengah mengikuti kunjungan kerja dewan di Kediri, Maret 2019 lalu. Dan foto itu dikirim istri sah KR sebagai bentuk pengungkapan skandal asmara suaminya. KR, warga Turen, Malang, itu sering mengajak SW menemani saat mengikuti kunjungan kerja dewan.

Pengaduan dilayangkan SW, istri siri KR, ke Polres Malang, Selasa (10/9/2019). Hubungan asmara KR dengan SW awalnya terbongkar istri sah, yang menjabat sebagai kepala desa di wilayah Turen.
(iwd/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com