Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut Tewaskan 3 Orang di Nganjuk

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 10 Sep 2019 15:57 WIB
Olah TKP Kecelakaan di Nganjuk//Foto: Sugeng Harianto
Nganjuk - Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jatim olah TKP kecelakaan maut di Nganjuk yang menewaskan 3 orang. Olah TKP bersama Dinas Perhubungan Jatim itu untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

"Tim TAA Polda bersama Dinas Perhubungan Provinsi baru selesai melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan," ujar Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Hegy Renanta kepada wartawan di kantornya, Selasa (10/9/2019).

Olah TKP berlangsung di Jalan Raya Nganjuk-Madiun, Desa Selorejo, Kecamatan Bagor, Nganjuk dengan melibatkan tujuh personel dari TAA Polda dan Dishub Jatim. Olah TKP, lanjut Hegy, dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan yang menewaskan tiga muda-mudi asal Ponorogo itu.


"Yang jelas melakukan analisa seperti apa kecelakaan itu. Baik Dishub dan Polda Jatim melakukan pengecekan lokasi," terangnya.

Menurut Hegy, Dishub dan TAA Polda Jatim juga melihat kondisi jalan serta penerangan jalan di sekitar Lokasi. Bahkan pemeriksaan CCTV di rumah warga sekitar juga dilakukan.

"Melihat kondisi jalan serta penerangan jalan seperti apa di TKP. Gambar juga dibuatkan saat detik-detik kecelakaan," imbuhnya.

Seperti pantauan detikcom, tampak garis putih olah TKP tertera di aspal jalur Madiun-Surabaya itu. Petugas menggambarkan posisi mobil Toyota Innova bernopol AE-567-SC yang mula-mula di lajur kiri lalu oleng ke kanan hingga tabrakan dengan Bus Mira bernopol S-7190-US.


Kecelakaan maut itu terjadi pada Senin (9/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Tabrakan tersebut mengakibatkan 3 orang tewas dan 2 orang terluka ringan. Tiga korban tewas adalah pengemudi MPV Panji Whisnu Kusuma dan dua penumpang Rizki Viko Abdilah (22) serta Amalia Hestin Nugraheni (17). Semuanya asal Ponorogo.

Sedangkan dua korban yang mengalami luka ringan adalah salah satu penumpang MPV, yakni Tohir Rohjana, dan sopir bus Mira asal Magelang, Tri Sumaryanto. (sun/bdh)