detikNews
2019/09/07 14:11:16 WIB

Warga Blitar Pertanyakan Soal Naiknya Iuran, Ini Penjelasan BPJS Kesehatan

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Halaman 1 dari 3
Warga Blitar Pertanyakan Soal Naiknya Iuran, Ini Penjelasan BPJS Kesehatan Foto: Erliana Riady
Blitar - Seorang warga Blitar yang menderita diabetes kronis dibawa ke rumah sakit swasta di Kota Blitar, yang memberikan layanan BPJS kesehatan. Namun sampai di ujung ruang UGD, seorang perawat mempersilakan pasien untuk minta rujukan ke faskes pertama.

Pada akhirnya warga tersebut dibawa ke RS swasta lain yang tidak ada fasilitas BPJS-nya dan akhinya ditangani meski harus berpikir keras untuk membayar biaya perawatan.

Keluarga warga tersebut lalu mempertanyakan pelayanan BPJS yang tidak mengutamakan keselamatan pasien, namun justru mendahulukan administrasi. Terlebih iuran BPJS malah dinaikkan.


Pihak rumah sakit yang menolak warga tersebut saat dikonfirmasi detikcom menyatakan mereka hanya mengikuti SOP yang ditetapkan BPJS kesehatan. "Kami hanya ikuti aturan. Memang harus ada rujukan dari faskes pertama. Karena kami masuk faskes kedua. Karena tingkat kedaruratan seorang pasien itu sudah dijelaskan per kategorinya," ujar humas rumah sakit swasta tersebut kepada detikcom, Jumat (6/9/2019).

Berita tersebut sudah tayang pada Jumat (6/9) pukul 11.26 WIB. BPJS Kesehatan memberikan penjelasan tentang pernyataan RS mengenai SOP yang ditetapkan BPJS kesehatan sebagai berikut.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com