Pembelaan Kuasa Hukum Mak Susi: Dia Anak TNI yang Perjuangkan Merah Putih

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 05 Sep 2019 18:18 WIB
Kuasa hukum Mak Susi (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Penahanan tersangka kasus ujaran kebencian dan penyebaran hoaks di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) Tri Susanti atau Mak Susi dinilai tidak tepat. Pengacara Susi, Sahid mengatakan kliennya cukup kooperatif.

"Dalam konteks pasal 28 ayat 2 itu tidak ada kewajiban atau keharusan untuk ditahan klien kami yaitu Ibu Susi Tri Susanti. Dalam syarat penahanan itu kita tidak terpenuhi," ujar Sahid saat konferensi pers di Hotel Singgasana Surabaya, Kamis (5/9/2019).

"Semua masalahnya dari barang bukti sudah disita dari pihak kepolisian dan masalah dia melarikan diri kita sudah kooperatif, terus panggilan selalu kita hadir," imbuhnya.


Selain itu, Sahid mengatakan kasus ini berawal saat Susi ingin menegakkan merah putih di AMP. Saat itu, ada kabar jika bendera merah putih dibuang ke selokan hingga dirusak.

Sahid menegaskan apa yang dilakukan Susi merupakan salah satu wujud nasionalismenya. Sahid menyebut Susi tidak bisa membiarkan ada orang yang merusak lambang negara.

"Apa yang menjadi motivasi dari Ibu Susi itu hanyalah dia itu sebagai naluri dari anak seorang TNI yang mempunyai jiwa untuk memperjuangkan merah putih, sehingga dia itu mengalir darah rasa nasionalisme tinggi," ungkap Sahid.

Selanjutnya
Halaman
1 2