Staf Kecamatan yang Rasis ke Mahasiswa Papua Tulis Surat Permintaan Maaf

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 03 Sep 2019 16:16 WIB
Tersangka rasialisme berbaju tahanan/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Tersangka rasialisme berbaju tahanan/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Polisi resmi menahan staf kecamatan yang melakukan ujaran rasialisme di Asrama Mahasiswa Papua (AMP), Samsul Arifin atau SA. Didampingi pengacaranya, Samsul diantar menuju sel tahanan.

Samsul terlihat memakai baju tahanan berwarna oranye. Dia juga menggunakan peci dan masker untuk menutupi wajahnya. Sebelum memasuki sel tahanan, Samsul sempat mengatakan sesuatu pada wartawan.

Ternyata, Samsul ingin meminta maaf kepada seluruh mahasiswa dan warga Papua. Dia juga mengakui jika perbuatannya tidak patut dilakukan.


"Kepada seluruh saudara-saudaraku yang berada di Papua, saya mohon maaf sebesar-besarnya apabila perbuatan saya yang tidak menyenangkan," kata Samsul di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (3/9/2019).

Tak hanya itu, Samsul juga memiliki video permintaan maaf dan menuliskan surat permintaan maaf. Kini, surat dan videonya sedang dibawa kuasa hukumnya.

"Untuk video saya sudah di lawyer, surat pernyataan saya sudah di lawyer yang nanti dari pihak lawyer saya yang konfirmasi," imbuhnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2