Mengintip Kesibukan Iptu Sulaiman, Polisi Kolektor Pusaka Saat Suroan

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 02 Sep 2019 17:29 WIB
Polisi, Kolektor Pusaka di Jombang Saat Bulan Suro/Foto: Enggran Eko Budianto

Ratusan keris dan tombak koleksi Sulaiman ternyata banyak berasal dari zaman kerajaan. Mulai dari zaman Mataram Kuno, Singosari hingga Majapahit. Senjata pusaka itu selama ini tidak diperjualbelikan olehnya.

"Menyelamatkan benda-benda pusaka peninggalan para leluhur saya merasa ada ketenteraman dan kepuasan tersendiri," terangnya.


Dia mengklaim di antara ratusan koleksinya, terdapat keris yang harganya mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah. Namun dia menegaskan tidak akan menjual pusaka tersebut.

"Keris yang seperti di medsos harganya Rp 1 miliar, ratusan juta kebetulan di sini ada. Ada yang pernah menawar Rp 400-500 juta. Karena suka, tidak saya jual," tegasnya.

Polisi, kolektor benda pusaka/Polisi, kolektor benda pusaka/ Foto: Enggran Eko Budianto

Bagi Sulaiman, ketenteraman yang dia dapatkan dari melestarikan warisan leluhur lebih bernilai daripada uang. Ketentaraman itu juga dia rasakan saat bertugas menjadi perwira polisi di Jombang.

"Dengan merawat pusaka ini saya bisa menemukan ketenteraman dan untuk menjaga perilaku saya saat menjalankan tugas kepolisian," pungkasnya.
(fat/fat)