Gagal Tagih Angsuran, Dua Pegawai Koperasi Ini Curi Burung Nasabah

Eko Sudjarwo - detikNews
Minggu, 01 Sep 2019 13:51 WIB
Petugas saat memeriksa barang bukti/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Entah apa yang ada di benak dua pegawai koperasi simpan pinjam di Lamongan ini. Maksud hati menagih angsuran, mereka malah mencuri burung piaraan milik nasabah.

Seperti informasi yang dihimpun detikcom, pegawai koperasi itu bernama Agung (22) warga Kecamatan Malo, Bojonegoro dan Nidhommudin (17) warga Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro. Keduanya terciduk membawa burung Nuri piaraan Kasto, warga Desa Balun, Kecamatan Turi, Lamongan.

"Mereka kedapatan membawa burung Buri piaraan dari korban ketika menagih uang koperasi tapi rumah korban saat itu sedang tak ada orang," kata Kapolsek Turi AKP Suwarta pada wartawan, Minggu (1/9/2019).


Suwarta menerangkan, pencurian ini bermula ketika kedua pelaku menagih uang koperasi kepada Kasto. Mereka mengendarai motor dengan nopol S 3815 BB dan mendatangi rumah korban. Sampai di lokasi kejadian, rumah nasabah dalam keadaan sepi. Mereka melihat burung nuri di halaman rumah. Mereka kemudian tergugah untuk melakukan aksi pencurian.

"Setelah membawa burung Nuri piaraan korban, keduanya kemudian berusaha kabur membawa burung Nuri itu," paparnya.

Salah seorang saksi, Tamuri menuturkan, ketika kedua pelaku membawa burung nuri tersebut, ia mengaku curiga. Pasalnya kala itu rumah Kasto sedang sepi lantaran ditinggal pergi.

Tamuri langsung berteriak hingga mengundang perhatian warga sekitar. Akhirnya pelaku berhasil diamankan.


"Saya curiga, pelaku keluar dengan membawa burung dari rumah yang saat itu sepi lantaran ditinggal pergi," kata Tamuri yang merupakan tetangga korban.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian kemudian mengamankan pelaku ke Mapolsek Turi untuk penyelidikan lebih jauh. Warta menambahkan, pelaku berusaha menghilangkan barang bukti burung nuri yang ditaksir seharga Rp 2,7 juta itu dengan cara dilepas. Namun pelaku tak bisa mengelak dengan temuan barang bukti satu buah angkringan burung nuri yang terbuat dari kayu dan adanya saksi.

"Keduanya kami bawa ke Mapolsek Turi untuk kami mintai keterangan atas perbuatan mereka," pungkasnya. (sun/bdh)