Pemkot dan Pemilik Tanah yang Blokir Jalan di Surabaya Bertemu, Hasilnya?

Amir Baihaqi - detikNews
Jumat, 30 Agu 2019 16:13 WIB
Satpol PP membongkar tembok yang memblokir jalan (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Pemkot Surabaya dan pemilik tanah menggelar pertemuan membahas perselisihan penutupan jalan umum di Tambak Wedi Baru. Lalu bagaimana hasil pertemuan tersebut?

Selain pihak pemkot yang diwakili Kabag Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah, pertemuan itu juga dihadiri seluruh jajaran Muspika Kenjeran. Pertemuan itu yang diadakan di Balai Kota itu juga dihadiri dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surabaya.

Pemilik tanah Haji Muhammad yang menghadiri pertemuan itu dengan pengacaranya mengatakan bahwa pihaknya telah menang. Sebab dirinya mampu membuktikan bahwa sertifikat yang dimilikinya sah.

"Ya menang saya. Karena sertifikat asli," kata Muhammad kepada detikcom, Jumat (30/8/2019).


Ia kemudian menegaskan lagi bahwa tanah yang dipakai sebagai jalan umum di Tambak Wedi Baru adalah tanahnya. Sehingga pemblokiran jalan umum yang dilakukannya tidak menyalahi aturan.

"(Sudah terbukti) itu tanah saya kok," ucap Muhammad.

Terpisah, Kabag Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemkot Surabaya Dedik Irianto membenarkan bahwa sertifikat milik Muhammad adalah asli. Keaslian itu sesuai dengan apa yang disampaikan dari BPN.

"Ya tadi sudah disampaikan (BPN) sah, emang sertifikatnya benar. Tapi untuk jalan umum yang mengenai tanahnya akan diperiksa lagi," ujar Dedik.

Dedik menambahkan, meski begitu antara pemkot dan pemilik tanah akan menggelar pertemuan lanjutan. Sebab pada pertemuan tersebut hanya sekedar pencocokan masing-masing data saja.


"Kita mau mengklirkan masing-masing datanya. Pemkot akan mengumpulkan data-datanya demikian juga pemilik lahan terkait perolehan (tanah) dan sebagainya," terang Dedik.

Ditanya kapan pertemuan akan digelar lagi? Dedik belum bisa memastikan. Namun yang jelas, pertemuan akan digelar kembali setelah kedua belah pihak sudah melengkapi masing-masing datanya.

"Belum tahu. Kalau sudah sama-sama siap datanya kita adakan pertemuan lagi," tandas Dedik.




Meski Mendapat Penolakan, Pemkot Surabaya Bongkar Tembok yang Blokir Jalan Raya:

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)