Penambang Pasir di Blitar Tewas Tertimpa Longsoran Tebing

Erliana Riady - detikNews
Selasa, 27 Agu 2019 19:21 WIB
Jenazah penambang pasir yang tewas tertimbun/Foto: Erliana Riady
Blitar - Seorang penambang pasir di Blitar tewas tertimpa longsoran tebing. Tebing setinggi lima meter itu ambrol akibat bagian bawahnya digempur menggunakan ganco oleh korban.

Seperti data yang masuk ke pihak kepolisian, korban bernama Ebit Riyanto (40). Seorang penambang pasir batu (sirtu) warga Dusun Purwosari RT 02 RW 02, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari.

Berdasarkan keterangan kedua rekannya sesama kuli gali pasir, mereka bertiga berangkat ke tepian Sungai Semut sejak pukul 06.00 WIB. Mereka lalu menggempur tebing menggunakan alat berupa sebuah ganco sampai pukul 13.00 WIB.


Setelah istirahat, korban diketahui menggempur kembali tebing setinggi lima meter itu. Tetapi saat korban berada di bawah tebing, tiba-tiba tebing yang digempur bagian bawahnya itu longsor dan menimpa korban hingga tertimbun setinggi dua meter.

"Korban langsung ditolong kedua rekan kerjanya. Namun kondisinya telah tewas," kata Kasubag Humas Polres Blitar Ipda M Burhanudin saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (27/8/2019).

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Gandusari oleh beberapa petugas kepolisian. Namun istri korban, Sulis Indrawati menolak jika jenazah suaminya diautopsi.


"Istrinya menghendaki dilakukan pemeriksaan luar saja. Keluarga juga ikhlas dan menilai kejadian ini sebagai musibah. Jadi jenazah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan sore ini," lanjutnya.

Kecelakaan kerja seperti itu selalu terulang setiap tahun. Walaupun berbeda lokasi, namun sungai sepanjang jalur luapan erupsi Gunung Kelud memang menjadi ladang penghasilan bagi penambang pasir seperti korban.




Tonton Video Upacara Belasungkawa di Lokasi Longsor China:

[Gambas:Video 20detik]

(sun/bdh)