detikNews
Rabu 21 Agustus 2019, 18:13 WIB

Bahas Status Tersangka Anggotanya, DPD Demokrat Jatim Undang DPC Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Bahas Status Tersangka Anggotanya, DPD Demokrat Jatim Undang DPC Surabaya Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Status tersangka caleg terpilih periode 2019-2024 DPRD Surabaya Ratih Retnowati mendapat perhatian DPD Partai Demokrat Jatim. Hari ini DPD secara khusus mengundang pengurus DPC untuk hadir membahas kader partainya itu.

"Ya jadi hari ini pengurus DPC diundang hadir di DPD terkait beberapa hal yang pertama terkait persiapan pelantikan anggota DPRD baru termasuk nanti penentuan ketua fraksi dan lain-lain," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto kepada detikcom di gedung DPRD Jalan Yos Sudarso, Rabu (21/8/2019).

"Juga terkait dengan perkembangan berita di media terkait dengan permasalahan yang terjadi di DPRD (status Ratih)," Herlina menambahkan.


Herlina mengaku saat ini pihaknya belum menerima surat penundaan pelantikan terkait status Ratih yang menjadi tersangka.

"Sejauh ini belum ada penundaan pelantikan dari gubernur. Jadi yang menetapkan SK pelantikan itu bukan berdasarkan surat penundaan dari KPU tapi SK dari gubernur," tutur alumnus Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya itu.

Herlina juga enggan berandai-andai terkait nasib Ratih yang nantinya jika dalam putusan hukum (inkrah) terbukti bersalah. Untuk hal itu, pihaknya akan menunggu arahan dari DPD partai lebih lanjut.

"Yang jelas kami tetap menghormati proses hukum. Jadi, proses hukum kita akan ikuti saja. Kalau sejauh ini kami belum ingin berandai-andai lah. Kami masih menunggu arahan DPP," pungkasnya.


Seperti diketahui Ratih Retnowati. Caleg dari Partai Demokrat terancam tertunda pelantikannya sebagai anggota DPRD terpilih. Hal itu karena Kejaksaan Tanjung Perak menaikkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Surabaya, dari dana hibah pemkot tahun 2016.

Ratih sendiri ditetapkan menjadi tersangka bersama dua anggota DPRD Kota Surabaya periode 2014-1019 lainnya yakni Dini Rinjanti sama dari Partai Demokrat dan Saiful Aidy dari PAN. Berbeda dengan Ratih, Dini merupakan anggota DPRD yang tidak terpilih lagi pada periode 2019-2024.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com