Terkendala Peralatan, Truk yang Nangkring di Rel KA Belum Dievakuasi

Terkendala Peralatan, Truk yang Nangkring di Rel KA Belum Dievakuasi

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 08 Agu 2019 11:31 WIB
Truk yang nangkring di rel kereta api (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan - Evakuasi truk yang nangkring di rel kereta api (KA) di Jalan Raya Pucuk, Lamongan, belum dilakukan. PT KAI Daop 8 masih mengupayakan evakuasi.

"Iya betul, ada sebuah truk yang melintang di jalur rel di Lamongan," kata Manajer Humas Daop 8 Suprapto kepada detikcom saat dimintai konfirmasi, Kamis (8/8/2019).

Menurut Suprapto, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk segera mengevakuasi truk. Sebab, saat ini posisi kepala truk berada di jalur rel.

"Ini lagi koordinasi dengan polisi untuk memindahkan truk agar terbebas dari rel. Belum tahu sampai kapan ini estimasi evakuasinya. Kalau ada crane, mungkin bisa lebih cepat. Jadi ini masih manual," ujarnya.


Suprapto menambahkan, selain mengupayakan evakuasi secepatnya, pihaknya saat ini sedang menyiapkan tuntutan hukum kepada sopir truk atau perusahaan. Sebab, selain telah mengganggu perjalanan KA, kecelakaan itu menimbulkan kerusakan.

"Kita juga upayakan tuntutan hukum yang dialami kepada sopir atau perusahaan. Karena telah mengakibatkan kerusakan dan terganggunya perjalanan kereta," tegasnya.

Sedangkan untuk jumlah KA yang dialihkan, pihaknya masih memonitor KA apa saja yang dialihkan perjalanannya.

"Masih kita monitor KA yang terganggu," pungkasnya.


Sebelumnya, sebuah truk trailer menabrak marka jalan hingga menerobos masuk rel kereta api. Kecelakaan di jalan raya Desa/Kecamatan Pucuk, Lamongan, diduga terjadi karena sopir mengantuk.

Truk trailer dengan nopol B-9339-BEH itu dikemudikan oleh Gianto, warga Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, Jember. Truk tersebut nangkring di atas pipa air dengan bagian kepala menjorok ke rel kereta api yang berada di tepi jalur poros nasional Lamongan-Babat. (fat/iwd)