detikNews
Rabu 07 Agustus 2019, 17:07 WIB

Istri Meninggal Setelah Tahu Suami Perkosa Anak hingga Hamil dan Melahirkan

Amir Baihaqi - detikNews
Istri Meninggal Setelah Tahu Suami Perkosa Anak hingga Hamil dan Melahirkan Foto: Amir Baihaqi/File
Surabaya - Selama 3 tahun, SP memperkosa putri kandungnya sendiri hingga hamil dan melahirkan. Ternyata perbuatan itu diketahui oleh istri pria 45 tahun itu.

Namun istrinya tersebut tak bisa berbuat apa-apa dan mengalami beban psikologis hingga sakit dan meninggal.

"Yang miris, ibu korban, yang tak lain istri tersangka SP, mengetahuinya, sehingga istri mengalami beban yang sangat berat secara psikis sehingga sakit dan akhirnya meninggal," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).


Istri tersangka bukan tidak memprotes atau mencegahnya. Namun, setiap kali si istri memprotes, SP selalu mengamuk hingga istrinya tak bisa berbuat apa-apa. Karena tekanan itu, istrinya kemudian sakit dan meninggal pada bulan November tahun lalu.

"Setiap kali si istri protes, tersangka kemudian ngamuk. Akhirnya pada bulan 11 tahun lalu meninggal karena beban psikis yang ditanggungnya," terangnya.

Selama 3 tahun SP melakukan aksi bejatnya, diketahui juga putrinya pernah hamil dan menggugurkannya. Namun saat hamil yang kedua ini, kehamilannya diteruskan sampai melahirkan.

"Sebelumnya pernah hamil, tapi yang pertama digugurkan. Yang kedua ini nggak digugurkan, sampai melahirkan," ungkap Ruth.


Saat dihadirkan di Gedung Anindita Polrestabes Surabaya, SP mengaku, dalam setiap aksinya, putrinya diancam tidak akan disekolahkan jika tidak mau melayaninya. Ia mengaku melakukan itu karena terpengaruh minuman keras selama tiga kali, sedangkan saat sadar hanya sekali.

"Saya nyesal sekarang karena terpengaruh minuman. Saya melakukan tiga kali pas mabuk dan sekali sadar. Saya nggak pernah mukul, cuma mengancam, jika tidak mau ajak bersetubuh, tidak akan saya biayai sekolah," ujar SP.

Namun polisi tidak serta merta mempercayai pengakuan itu. Sebab, saat melakukan pendalaman kepada korban, dalam seminggu SP bisa melakukan aksi bejatnya sampai tiga kali. Dan aksinya itu dilakukan selama 3 tahun terakhir.




Tonton Video Duh, Pria Paruh Baya Tega Setubuhi Putri Kandung:

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com