detikNews
Rabu 07 Agustus 2019, 15:05 WIB

Pemuda Lintas Agama Mojokerto Doa Bersama untuk Mbah Moen di Gereja

Enggran Eko Budianto - detikNews
Pemuda Lintas Agama Mojokerto Doa Bersama untuk Mbah Moen di Gereja Foto Mbah Moen/Foto: Istimewa
FOKUS BERITA: Mbah Moen Wafat
Mojokerto - Pemuda lintas agama di Kota Mojokerto menggelar doa bersama untuk KH Maimoen Zoebair atau Mbah Moen. Doa bersama itu sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok Mbah Moen yang selama ini menjadi panutan semua umat.

Doa bersama pemuda lintas agama digelar di Gereja Santo Yosep, Jalan Pemuda, Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Pemuda lintas agama yang ikut dalam acara ini yakni Pemuda GKI Mojosari, Pemuda Gereja Paroki, Paseban Majapahit, Ansor Kota Mojokerto, KNPI Kota Mojokerto dan Gusdurian.

Doa bersama berlangsung khidmat sesuai kepercayaan masing-masing. Tampak foto almarhum Mbah Moen diletakkan di tengah-tengah para pemuda lintas agama. Foto kiai pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang ini dihiasi lilin dan bunga.


Romo Gereja Katolik Santo Yosep Tomi Cornelius mengatakan, doa bersama ini menjadi wujud penghormatan terakhir para pemuda lintas agama kepada Mbah Moen. Para pemuda lintas agama mendoakan arwah Mbah Moen mendapatkan kemuliaan.

"Semoga beliau diterima di sisi Tuhan dan ditempatkan pada alam yang mulia," kata Romo Tomi kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).

Penghormatan terakhir ini, lanjut Romo Tomi, diberikan para pemuda lintas agama lantaran Mbah Moen merupakan sosok kiai yang menjadi teladan bagi semua kalangan. Almarhum juga dikenal mempunyai karakter yang rendah hati.


"Semasa hidup dalam setiap pesan yang disampaikan beliau, kami bisa mengambil inti bahwa bangsa ini harus kita jaga bersama, dalam hal kerukunan dan persaudaraan. Kami semua merasa kehilangan," terangnya.

Ungkapan senada disampaikan Kordinator Gusdurian Mojokerto Imam Maliki. Menurutnya, doa bersama pemuda lintas agama ini merupakan bentuk penghormatan kepada Mbah Moen sebagai kiai kharismatik dan nasionalis.

"Mbah Moen menjadi panutan kita semua Bangsa Indonesia. Kami berharap semua masyarakat selalu memegang wejangan beliau dalam mencintai bangsa ini dalam bingkai kebinekaan," pungkasnya.


Al Ma'la, Pemakaman Tertua Tempat Peristirahatan Terakhir Mbah Moen:

[Gambas:Video 20detik]




(sun/bdh)
FOKUS BERITA: Mbah Moen Wafat
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com