detikNews
Rabu 07 Agustus 2019, 14:50 WIB

Pertama Kali di Magetan Pilkades Serentak Pakai e-Voting

Sugeng Harianto - detikNews
Pertama Kali di Magetan Pilkades Serentak Pakai e-Voting Pendopo Pemkab Magetan/Foto: Sugeng Harianto
Magetan - 18 Dari 184 desa di Magetan akan menggelar pesta demokrasi pemilihan kepala desa serentak (Pilkades) dengan cara e-Voting. Cara ini dilakukan untuk pertama kalinya. Dan percobaan ini dilakukan Pemkab Magetan November 2019 mendatang.

"Ini sebuah gebrakan baru dan selangkah terdepan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Magetan pada pelaksanaan pilkades serentak yang rencananya akan dilaksanakan November 2019. Pemkab Magetan akan mencoba mengaplikasikan sistem e-Voting," kata Bupati Magetan Suprawoto, di Pendopo Surya Graha, Rabu (7/8/2019).

Sedangkan sisanya 166 desa, lanjut kang Woto sapaan akrab bupati, masih dilakukan sistem manual atau pencoblosan.

"Semula berencana untuk melaksanakan pilkades secara e-Voting secara total. Namun kemudian memutuskan melaksanakan pilkades serentak 184 desa. 166 Desa menggunakan sistem manual dan 18 desa dengan sistem e-Voting," ujarnya.

Bupati mengungkapkan, meski sebenarnya ide e-Voting ini sudah lama dirancang dan direncanakan, namun baru ada keberanian untuk mewujudkannya.


"Perubahan sistem ini tentunya tidak hanya sekadar perubahan pada waktu memberikan suara dengan sistem mencoblos pada surat suara menjadi menyentuh pada layar monitor. Namun, perubahan pada persiapan dan tahapan dalam e-Voting lebih memerlukan pemikiran ekstra dan kerja keras. Namun semuanya bisa disikapi dengan kemauan untuk membuat Magetan menjadi terdepan seperti yang sering di dengungkan dalam berbagai kesempatan," imbuhnya.

Kang Woto menambahkan, untuk menjawab dengan data dan fakta, pelaksanaan percobaan e-Voting di sebagian peserta pilkades serentak juga untuk mencegah aksi para bebotoh (Penjudi) yang memanfaatkan kesempatan.

"Kekhawatiran akan adanya kecurangan dan rekayasa, juga hilangnya kearifan lokal, dan pemborosan anggaran serta kekhawatiran akan dijadikan ajang bagi bebotoh perjudian," imbuhnya.

Sementara itu berbagai langkah telah diambil bupati Magetan melalui Dinas Pemerintah Desa, untuk mematangkan e-Voting. Koordinasi dan penandatanganan kerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) RI sebagai Pemilik "Hak Paten" terkait tehnologi terapan ini juga telah dilaksanakan.

"Study tiru di kabupaten yang telah berhasil melaksanakan e-Voting dilakukan hingga semua OPD siap dengan tanggung jawab masing-masing untuk mensukseskan salah satu langkah menuju Magetan terdepan," tandasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com