24 Ribu Pil Koplo Diamankan dari Sebuah Ekspedisi di Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 05 Agu 2019 17:05 WIB
Foto: Ardian Fanani
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Polisi saat ini sedang getol bekerja sama dengan penyedia jasa ekspedisi pengiriman barang tujuan Banyuwangi. Ini dilakukan untuk mengantisipasi pengiriman barang seperti narkoba dan barang terlarang lain.

Hasilnya, polisi mengungkap penyelundupan puluhan ribu pil koplo yang dikirim melalui jasa ekspedisi. Terungkapnya penyelundupan obat keras berbahaya (okerbaya) ini berkat informasi yang diberikan oleh salah satu penyedia jasa pengiriman.

"Dari kerjasama ini kita berhasil amankan 24 ribu trex (Trihexyphenidyl). Ini hasil kerjasama kita dengan jasa ekspedisi pengiriman," terang Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, kepada detikcom, Senin (5/08/2019).

Menurut Taufik, puluhan ribu obat terlarang ini dikirimkan dari Jakarta ke Banyuwangi. Namun hingga 2 minggu lamanya, barang barang tersebut tak kunjung diambil oleh penerima.


Merasa curiga, akhirnya pihak jasa ekspedisi pengiriman itu berkoordinasi dengan Polres Banyuwangi tentang keberadaan barang kiriman tersebut.

"Barang tersebut hanya tertera nama penerima dan alamat Banyuwangi. Ini yang mencurigakan alamatnya tidak jelas, dan sudah 2 minggu tidak diambil," terangnya.

Benar saja, saat dibuka dan diperiksa pihaknya menemukan 24 ribu butir pil jenis Trex dalam paket barang tersebut. Kapolres Taufik menambahkan, Polres Banyuwangi terus menggandeng sejumlah jasa ekspedisi sejak terungkapnya kasus pengiriman okerbaya melalui paket kiriman tahun lalu.

"Dari hasil pengungkapan yang berhasil kita lakukan beberapa waktu lalu, kami kemudian bekerjasama dengan beberapa ekspedisi pengiriman untuk memberikan informasi sekiranya ada benda kiriman yang mencurigakan," ujarnya.

Pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada penyedia jasa ekspedisi terkait ciri-ciri modus yang digunakan oleh pelaku untuk menyelundupkan barang terlarang tersebut.

"Kita rutin memberikan sosialisasi tentang ciri-ciri modus yang digunakan. Salah satunya ialah mengaburkan alamat penerima barang tersebut," imbuhnya.


Selain mengungkap penyelundupan ribuan pil koplo dalam paket ekspedisi, dalam sepekan terakhir Polres Banyuwangi juga berhasil menangkap 4 tersangka pengedar okerbaya yang sering diedarkan ke kalangan pelajar tersebut.

"Kita juga berhasil mengungkap 3 kasus peredaran pil koplo dengan 4 orang tersangka. Total sebanyak 4 ribu butir pil koplo jenis Trex berhasil kita amankan. Ini hasil dari operasi sepekan terakhir," tambahnya.

Keempat tersangka tersebut yakni, MAG (23)warga Desa Sukomaju Kec. Srono, AW (21) warga Desa Wringinagung Kecamatan Gambiran, MSH (20) warga Desa Tegalsari kecamatan Tegalsari, dan AFS (22) Desa Kradenan kecamatan Purwoharjo.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat tersangka harus mendekam di tahanan Polres Banyuwangi. Mereka dijerat pasal Pasal 196 Sub 197 UU RI No.36 Tahun 2009, tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun Penjara (iwd/iwd)