detikNews
Jumat 02 Agustus 2019, 08:33 WIB

Semangat Fatan Terus Bersekolah Meski Kakinya Tak Bisa Melangkah

Charolin Pebrianti - detikNews
Semangat Fatan Terus Bersekolah Meski Kakinya Tak Bisa Melangkah Difabel yang Semangat Sekolah/Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Semangat Ahmad Fatan Ali Akbar menuntut ilmu patut diapresiasi. Meski dua kakinya tidak bisa digerakkan alias lumpuh, anak berusia 10 tahun ini tetap pergi ke sekolah.

Fatan sapaannya tetap rajin belajar meski gerakannya tidak selincah teman sebayanya. Bahkan dia menyukai pelajaran matematika yang biasanya jadi momok menakutkan bagi anak-anak.

Awalnya, Fatan waktu berumur satu tahun didiagnosa menderita radang paru-paru. Akibat sakit yang dideritanya, dia harus menjalani berbagai pengobatan hingga sembuh. Mulai umur 2 tahun, tumbuh kembang Fatan melambat dibandingkan bayi pada umumnya.

"Umur 4 tahun, Fatan baru bisa mengesot," tutur Ibu Fatan Tutik Lasiana (34) warga Desa Coper, Kecamatan Jetis, Jumat (2/8/2019).

Meski harus tergantung dengan ibunya karena keterbatasan gerak, Fatan tidak pernah minder. Semangatnya melebihi teman-temannya.

"Cita-citanya menjadi dokter, dia pun bertekad belajar rajin," kata ibunya.

Orang tua Fatan pun tidak patah semangat, demi kesembuhan buah hatinya. Keduanya pun mendatangi spesialis saraf untuk mengetahui tes gerakan.

Fatan digendong ibunya saat berangkat dan pulang sekolah/Fatan digendong ibunya saat berangkat dan pulang sekolah/Foto: Charolin P

"Pernah ke spesialis saraf hanya dites semua bisa gerak. Hanya kakinya memang belum bisa jalan," jelas dia.

Menurutnya, Fatan juga sempat akan dioperasi. Namun menurut dokter, kondisi fisik Fatan bagus sehingga tidak perlu dioperasi.

"Belum CT Scan karena keterbatasan biaya. Bapaknya cuma kerja jualan mainan keliling," tandas dia.

Selain berusaha ke pihak tenaga medis, kedua orang tua Fatan juga membeli jamu herbal dan berbagai obat alternatif. Namun hingga saat ini pengobatan tersebut hasilnya nihil.

"Pernah ada pengobatan alternatif keliling, waktu ada orang stroke langsung sembuh dan katanya gratis, ternyata suruh bayar. Padahal tidak punya uang, sampai pinjam uang ke tetangga," imbuh dia.


Tutik berharap anaknya bisa segera jalan. Sebab, menurut penjelasan dokter anaknya hanya mengalami gangguan perkembangan. Secara fisik, hanya bagian pinggang ke bawah saja yang mengalami gangguan. Bagian pinggang ke atas normal.

"Saya ingin Fatan bisa jalan, biar bisa beraktivitas seperti teman-temannya yang lain," pungkas dia.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com