Dua Begal Bersenjatakan Bom Ikan Dibekuk, Satu Ditembak Kaki

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 01 Agu 2019 13:59 WIB
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Dua pembegal motor bersenjata bondet (bom ikan) yang sudah beraksi di 10 TKP dibekuk. Satu pelaku dilumpuhkan dengan tembakan karena mencoba melakukan perlawanan kepada petugas.

Dua pembegal motor asal ini Sugianto (26) warga Dusun Tegalan I, Desa Kalipang, Grati, Pasuruan dan Suhartono (29) warga Dusun Jrebeng, 3/1, Desa Sumberdawesari, Grati, Kabupaten Pasuruan. Keduanya satu komplotan.

"Tadi malam anggota Resmob Suropati melakukan penangkapan dua tersangka pencurian dengan kekerasan. Pertama Sugianto, ditangkap saat berada di warung kopi di Desa Kalipang. Karena dia melawan, anggota mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan dengan tembakan," kata Kapolresta Pasuruan AKBP Agus Sudaryanto di mapolresta, Kamis (1/8/2019).

Setelah mengamankan Sugianto, polisi mengorek keterangan darinya. Kemudian berhasil mengidentifikasi keberadaan Suhartono. Suhartono lalu digerebek di rumahnya, Kamis, dini hari. Di rumah Suhartono ditemukan barang bukti berupa bondet sejumlah alat kejahatan.


"Catatan kami, mereka ini sudah beraksi di 10 TKP. Dua di Sidoarjo, 2 kali di Probolinggo, 2 di Pasuruan (kota) dan 4 kali Kabupaten (Pasuruan). Aksinya dilakukan di tahun 2018-2019," terang Agus.

Agus mengatakan kedua pelaku ini sadis. Mereka tak segan melukai korban dengan bondet jika diperlukan. "Iya mereka ini pakai bondet sebagai senjata," tandasnya.

Kapolres mengungkapkan pihaknya akan melakukan tindakan tegas dan keras pada pelaku kejahatan di wilayahnya. Ia meminta masyarakat tak segan melaporkan semua kejahatan di wilayahnya.

Suhartono mengaku ia mendapatkan bondet dari seseorang pembuat bernama Dayat. Dayat ini juga pelaku kejahatan yang tewas dimassa di Pandaan beberapa waktu lalu.


"Dari Dayat. Orangnya sudah mati," kata Suhartono.

Kedua tersangka dijerat pasal 363 KHUP juncto Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951. (fat/fat)