detikNews
Rabu 31 Juli 2019, 18:51 WIB

Tanpa Koalisi, PKB Pede Usung Kadernya di Pilbup Mojokerto 2020

Enggran Eko Budianto - detikNews
Tanpa Koalisi, PKB Pede Usung Kadernya di Pilbup Mojokerto 2020 Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - PKB mendominasi perolehan kursi DPRD Kabupaten Mojokerto dari hasil Pileg 2019. Pada Pilbup 2020 nanti, PKB menyatakan akan mengusung kadernya sendiri sebagai calon bupati.

Berdasarkah hasil Pileg 2019 yang ditetapkan KPU, 50 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto diisi oleh 11 partai politik (Parpol). Dari belasan partai yang ada, PKB paling banyak menempatkan kadernya sebagai anggota dewan periode 2019-2024.

Partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar ini mendapatkan 10 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto. Disusul PDIP di posisi kedua dengan perolehan 9 kursi.

Sementara 9 parpol lainnya berbagi 31 kursi legislatif yang tersisa. Yaitu Partai Golkar mendapatkan 6 kursi, Partai Demokrat dan PPP masing-masing 5 kursi, PKS 4 kursi, Partai Gerindra dan NasDem masing-masing 3 kursi, PAN dan Partai Hanura masing-masing 2 kursi, serta PBB 1 kursi.

"PKB unggul dengan memperoleh 10 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto," kata Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Mojokerto Ahmad Arif kepada detikcom saat dikonfirmasi, Rabu (31/7/2019).

Karena menguasai mayoritas kursi dewan, PKB berhak mendapatkan jabatan Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto. Sementara wakil ketua bakal diisi oleh PDIP dan Partai Golkar.


Tidak hanya itu, PKB juga mempunyai kekuatan besar pada Pilbup Mojokerto 2020. Partai ini berhak mengusung calon bupati dan calon wakil bupati sendiri tanpa perlu berkoalisi dengan parpol lain. Karena 10 kursi yang dimiliki PKB saat ini sudah memenuhi syarat minimal sebuah parpol untuk mengusung calon di Pilkada.

Komisioner Divisi Hukum KPU Kabupaten Mojokerto Anis Andayani menjelaskan, partai atau gabungan partai minimal mendapatkan 20 persen dari 50 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto agar bisa mengusung calon bupati dan calon wakil bupati di Pilkada 2020.

"Kalau PKPU-nya yang terbaru belum keluar, tapi sesuai Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, dengan 10 kursi yang didapatkan, PKB bisa mengusung calon sendiri," terangnya.

Sementara Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh menyatakan partainya akan mengusung kader sendiri pada Pilbup tahun depan. Salah seorang kader yang berpotensi akan diusung sebagai calon bupati adalah dirinya.

"Iya mas (Akan mengusung kader sendiri di Pilbup 2020). Ada beberapa kader, ya tentu termasuk ketua DPC," tegasnya.

Terkait sosok kader yang akan diusung PKB, tambah Ayni, sampai saat ini masih dibahas di internal partainya. Salah satu parameter yang akan digunakan adalah hasil survei elektabilitas dan popularitas kader tersebut.


"Masih kami bahas di internal kami, pasti kami adakan survei," tandasnya.

Sosok yang akan diusung PKB bakal bersaing dengan Wabup Mojokerto Pungkasiadi. Pejabat yang akrab disapa Pak Pung ini juga menjabat Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto. Dia mengincar rekomendasi DPP PDIP untuk maju di Pilbup 2020.

Selain Pungkasiadi, Yoko Priono juga menyatakan akan maju di Pilbup tahun depan. Yoko kini menjabat Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Mojokerto. Adik ipar Bupati Mojokerto Nonaktif Mustofa Kamal Pasa, Supriyadi juga dikabarkan akan meramaikan Pilkada 2020.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com