Dugaan Pembalakan Pohon Sonokeling di Pasuruan Diselidiki

Muhajir Arifin - detikNews
Selasa, 30 Jul 2019 19:19 WIB
Sisa pohon sonokeling setelah ditebang/Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Polisi melakukan penyelidikan dugaan pembalakan pohon Sonokeling. Pembalakan tersebut diduga terjadi pada 2018 di beberapa ruas jalan di Kabupaten Pasuruan.

"Kita menerima pengaduan dari masyarakat, kita terima. Kami mengumpulkan saksi-saksi sama alat bukti. Enam saksi sudah diperiksa. Ada satu orang yang belum datang. Hari ini kita panggil lagi satu orang lagi, juga belum datang," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima Yogantara di mapolres, Jalan dr Soetomo, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Selasa (30/7/2019).

Dugaan pembalakan ini muncul setelah pelapor menemukan banyak pohon Sonokeling di tepi Jalan Bangil-Pandaan dan Jalan Cangkringmalang-Gununggangsir ditebang. Penebangan yang diduga ilegal itu berlangsung pada 2018.


Dewa mengatakan pihaknya akan mempercepat penyelidikan kasus dugaan pembalakan itu. Namun banyak kendala yang dihadapi termasuk menemukan bukti-bukti hingga saksi yang tak datang.

"Karena masih tahap lidik, saksi-saksi-saksi ini kami undang. Kalau dia tidak datang ya kita kendalanya di situ," terangnya.


Ia juga belum bisa memastikan berapa banyak kayu yang diduga ditebang. "Masih kita dalami, informasinya banyak dan dijual pada seseorang. Ini masih kita dalami," ungkapnya.

Dalam laporan yang diterima, pelapor mencantumkan sejumlah nama pihak yang diduga terlibat. Namun Dewa mengatakan nama-nama itu belum bisa dibuka karena masih dalam proses penyelidikan. (sun/bdh)