detikNews
Sabtu 06 Juli 2019, 14:57 WIB

3 Saksi Ahli Kuatkan Dugaan Pelanggaran UU ITE di Kasus Hina Jokowi Mumi

Erliana Riady - detikNews
3 Saksi Ahli Kuatkan Dugaan Pelanggaran UU ITE di Kasus Hina Jokowi Mumi Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono (Foto: Erliana Riady)
Blitar - Proses penyidikan kasus akun penghina Jokowi mumi terus berlanjut. Tiga saksi ahli dimintai keterangan oleh tim penyidik Satreksrim Polresta Blitar terkait postingan itu. Dan hasil keterangan mereka, semakin menguatkan dugaan jika postingan akun Aida Konveksi memenuhi unsur pidana dalam UU ITE.

Ketiga saksi ahli itu adalah ahli bahasa, ahli pidana dan ahli teknologi informasi. Ahli bahasa dilibatkan untuk menerangkan kalimat diatas gambar mumi dengan wajah mirip Presiden Jokowi. Kalimat itu bertuliskan The new firaun.

Kemudian ahli teknologi informasi, memberikan keterangan analisa gambar mumi yang wajahnya mirip Presiden Jokowi. Bagaimana rekayasa teknologi yang dipakai sehingga menghasilkan gambar seperti yang diposting akun Aida Konveksi.


"Keterangan ketiga saksi ahli ini menguatkan dugaan tindak pidana dalam pelanggaran UU ITE," kata Kasat Reskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono pada detikcom, Sabtu (6/7/2019).

Heri mengaku, pihaknya tidak bisa secara gamblang menjelaskan secara detail keterangan para ahli tersebut. Karena materi penyidikan, hanya bisa disampaikan dalam proses persidangan.


Sampai saat ini, Ida Fitri pemilik akun Aida Konveksi masih diminta keterangan oleh penyidik Satreskrim Polresta Blitar. Namun statusnya masih sebagai saksi.

"Kami akan kumpulkan bukti lain yang sah dan menguatkan. Sik sabar sik," pungkas Heri.


Simak Video "Pemilik Akun yang Hina Jokowi Diperiksa Polisi"

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video " Pemilik Akun 'Jokowi Mumi' Jadi Tersangka"
[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com