Jatim KLB Hepatitis A, Khofifah Sebut Problem Ada di Perilaku Bersih Warga

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 02 Jul 2019 17:26 WIB
Gubernur Khofifah/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Pemerintah Provinsi Jatim menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) penularan penyakit Hepatitis A. Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan problem hepatitis sebenarnya ada di Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat.

Khofifah mengakui jika penularan hepatitis kini kian menurun. Kendati demikian, dia mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga kebersihan air.

"Penularannya sudah menipis sebetulnya. Tapi dari awal problemnya karena PHBS ini terutama berkaitan dengan air bersih," kata Khofifah di kantor DPRD Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Selasa (2/7/2019).

Saat ditanya apa upayanya menanggulangi hal ini, Khofifah mengaku dirinya telah meminta Kepala Dinas Kesehatan Kohar Heri Santoso untuk memeriksa kadar dan kebutuhan kebersihan air masyarakat.


"Saya mengkomunikasikan dengan Kadis Kesehatan supaya bisa diperiksa kecukupan air bersihnya," lanjutnya.

Hingga kini, di Pacitan tercatat ada 975 warga yang terkena penyakit Hepatitis A. Khofifah mengakui jika penyakit ini sempat meluas, namun pihaknya melakukan upaya untuk menghentikan penyebarannya.

"Tadinya sempat meluas ke 8 kecamatan dan ini sudah mulai berkurang lagi, layanan-layanan dimaksimalkan di puskesmas," imbuh Khofifah.



Simak Juga 'Hepatitis A Merebak, Pemkab Pacitan Bagi-bagi Disinfektan':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Pengendara Motor Jebol Pagar Pembatas Suramadu Demi Hindari Penyekatan"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/fat)