Keren! Daun Kelor Ternyata Bisa Bikin Cantik dan Awet Muda Lho

Suki Nurhalim - detikNews
Selasa, 02 Jul 2019 07:59 WIB
Masker daun kelor/Foto: Istimewa
Surabaya - Daun kelor ternyata bisa bikin cantik dan awet muda. Oleh mahasiswi Universitas Jember, daun kelor dikemas menjadi masker kulit.

Perkembangan dan persaingan industri kosmetik menyebabkan munculnya beragam produk masker kecantikan di pasaran. Mulai dari harga, merek, dan variasi bahan bakunya.

Sayangnya, penggunaan masker yang mengandung bahan kimia berbahaya dan dapat menyebabkan masalah kulit. Seperti iritasi, jerawat dan gatal-gatal pada wajah.

Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember Meida Cahyaning Putri menciptakan masker kecantikan berbahan daun kelor dan rempah. Masker tersebut ia ciptakan bersama tiga rekannya. Yakni Yoga Lintang Permana, Wiwik Rahayu W dan Putri Sekaring.

Masker yang diberi nama MEREM (Masker Kelor Rempah) itu merupakan satu-satunya masker alami yang menggunakan bahan-bahan lokal sebagai bahan baku. Setelah melakukan penelitian lebih dari 3 bulan, Meida dan kawan-kawan mengkombinasikan daun kelor yang kaya antioksidan, kunyit dan beras untuk meremajakan kulit tanpa bahan kimia.


"Berdasarkan kajian yang kami lakukan perawatan secara tradisional merupakan cara yang efektif dalam perawatan kulit wajah agar tetap halus dan sehat. Tentunya dengan menggunakan kosmetik tradisional yang dibuat dari bahan alami tanpa penambahan bahan kimia berbahaya,"
ujar Meida, Senin (1/7/2019).

Meida menyampaikan, masker berbahan daun kelor dan kunyit belum ada di pasaran. Padahal menurutnya, kedua bahan ini mengandung Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E dan protein, serta antioksidan yang mampu mengurangi keriput pada wajah dan peremajaan kulit.

"Kelor ini termasuk tanaman yang ajaib. Karena mengandung vitamin A 10 kali lebih banyak dari wortel, kalsium 17 kali susu, protein 9 kali yoghurt, Fe 25 kali bayam dan Vitamin C," paparnya.

"Sedangkan Kunyit mengandung Antoksidan, Antiaging dan Kurkuminoid sebagai antibakteri yang sangat bagus buat kulit terutama wajah," imbuh Meida.


Meida pun patut berbangga karena idenya membuat masker daun kelor mendapatkan apresiasi dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Pasalnya, Meida dan kawan-kawan mendapatkan pendanaan melalui Program Kreatifitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) Kemenristekdikti.

"Alhamdulillah kami mendapatkan bantuan dana Rp 11.341.600. Dana itu kami gunakan untuk membeli peralatan dan perlengkapan yang kami butuhkan dalam proses produksi dan pemasaran. Produk kami kemas dengan bagus agar menarik pembeli," lanjut Meida.

Meida menjelaskan, selama ini proses produksi masih dilakukan di rumah produksi salah satu tim. Namun untuk proses pengujian masker dilakukan di Laboratorium FTP.

Selama Maret hingga Juli 2019, Meida dan kawan-kawan sudah menjual 2.958 bungkus masker dengan harga Rp 4 ribu rupiah per bungkus kemasan 15 gram.

"Selama ini kami lebih banyak memanfaatkan media pemasaran melalui online dan offline. Media online meliputi instagram, facebook, whatsApp dan e-mail. Alhamdulillah produk MEREM diterima dan mendapatkan respon yang baik dari para konsumen," pungkasnya.

Simak Video "Geger Warga Ponorogo Gotong Jenazah Lewati Sungai-Jalan Ekstrem"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/fat)