detikNews
Senin 01 Juli 2019, 14:14 WIB

Hari Jadi Polisi di Kota Kediri Digelar Bersahaja Lewat Nasi Liwet

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Hari Jadi Polisi di Kota Kediri Digelar Bersahaja Lewat Nasi Liwet Polisi, TNI, ulama dan warga makan nasi liwet di hari jadi polisi (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kediri - HUT ke-73 Bhayangkara diperingati sederhana oleh Polres Kota Kediri. Bersama TNI, ulama, dan warga, digelarlah syukuran dengan menyantap nasi liwet.

Nasi liwet yang terdiri dari nasi putih, lauk sayur nangka muda, tahu, tempe, sambal goreng kentang dan ayam tersebut dikemas secara sederhana dan disajikan di atas daun pisang.

Selain makan bersama, mereka yang makan juga saling suap sehingga terjalin keakraban. terlebih lagi acara santap makan siang tersebut diiringi dengan bincang santai. Membuat suasana seolah merupakan sebuah keluarga besar yang sedang makan bersama di dalam sebuah rumah.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi menjelaskan makna dari makan nasi liwet dengan cara 'kembul' dan saling suap tersebut.


Makan nasi liwet dengan cara kembul merupakan kebiasaan dan cara makan di pondok pesantren. Hal tersebut mencerminkan kesederhaan dan saling menerima dan saling toleransi antara satu dengan yang lainnya.

Selain itu makan nasi liwet ini bisa dimaknai dengan satu keluarga dalam satu rumah. Meski berbeda baju dan instansi namun tetap 1 keluarga yang saling membantu dan menghormati.

"Ini kan sebuah tanda dan cara kami bersyukur dalam memperingati HUT ke-73 Bhayangkara. Selain itu makan bersama bisa dimaknai dengan satu keluarga dalam satu rumah, berbeda baju, instansi namun tetap 1 keluarga yang saling membantu dan menghormati," Jelas Kamsudi, Senin, (1/7/2019).

Sementara itu bagi KH Abu Bakar Abdul Jalil, atau yang akrab disapa Gus Ab ini, kegiatan makan bersama secara tradisi anak santri pondok ini merupakan salah satu cara kalangan ulama dan santri bersyukur kepada Allah SWT.


Gus Ab menganggap bahwa dengan makan nasi liwet kembul, kebersamaan, saling menjaga, gotong royong dan handarbeni (merasa saling memiliki) dapat selalu terjaga, oleh karena itulah para santri mengajak polisi makan bersama sebagai wujud saling memiliki dan menjaga kebersamaan bangsa Indonesia.

"Dengan makan nasi liwet kembul, kebersamaan, saling menjaga, gotong royong dan handarbeni (merasa saling memiliki) dapat selalu terjaga, oleh karena itulah Pemkot Kediri, masyarakat, TNI mengajak polisi makan bersama sebagai wujud saling memiliki dan menjaga kebersamaan bangsa Indonesia," pungkas Gus Ab.

Simak Video "Maknyus! Makan Liwetan Komplet dengan Suasana Pedesaan yang Asri"
[Gambas:Video 20detik]

(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com