Mengintip Serunya Lomba Dayung Perahu Tradisional di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Minggu, 30 Jun 2019 16:31 WIB
Lomba dayung perahu tradisional di Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Kepolisian Lamongan menggelar lomba dayung perahu tradisional di anak sungai Bengawan Solo, Bengawan Njero. Lomba tersebut diikuti ratusan peserta dari pemuda hingga emak-emak.

Lomba dayung perahu tradisional itu digelar Polsek Glagah. Meski begitu, peserta lomba tak hanya anggota kepolisian saja. Tapi juga melibatkan warga dan aparat pemerintah.

Bahkan, emak-emak juga turut memeriahkan lomba dayung perahu tradisional itu. Mereka ikut serta sebagai peserta juga.

"Lomba ini sebagai hiburan demi mempererat tali persaudaraan, jadi tidak semata memperebutkan juara. Yang jelas, intinya menjaga persatuan dan kebersamaan sesama warga, " kata Kapolsek Glagah AKP M Kosim pada wartawan di sela-sela acara lomba, Minggu (30/6/2019).


Kosim mengatakan, lomba dayung perahu tradisional terbuka untuk umum dan diikuti ratusan pendayung. Selain warga Glagah dan sekitarnya, lomba dayung juga diikuti tim dari instansi pemerintahan. Yakni tim dari Dinas Pengairan Pemkab Lamongan, TNI dan Polri serta

Kemudian peserta dari Banser, perangkat desa dan IKSPI. Total ada 34 tim Dayung. Kemudian nama tim yang digunakan terbilang nyentrik. Seperti Marcopolo, singo, Mbah joyo dan lain-lain.
Lomba dayung perahu tradisional di Lamongan/Lomba dayung perahu tradisional di Lamongan/ Foto: Eko Sudjarwo
"Saya sampaikan terima kasih pada jajaran saya dan semua yang terlibat serta seluruh masyarakat yang turut menyemarakkan acara ini," imbuh Kosim.

Menurutnya, lomba dayung tersebut masih dalam rangka memperingati HUT ke-73 Bhayangkara. Salah seorang peserta lomba dayung, Shokib mengatakan, keikutsertaan dirinya bersama tim tak lain adalah sebagai wujud partisipasi untuk meramaikan HUT Bhayangkara.


Pendapat senada juga disampaikan salah seorang peserta wanita, Kasiani. Ia dan timnya ingin meramaikan HUT Bhayangkara.

"Siapa tahu dan mudah-mudahan bisa juara. Lumayan kan dapat uang pembinaan," katanya optimis.

Kemeriahan juga tampak di alun-alun Kota Lamongan saat Car Free Day atau yang biasa dikenal dengan Minggu Ceria (Mince). Di tempat itu, Satlantas Polres Lamongan menggelar kegiatan bhakti pelayanan publik berupa SIM keliling.

Menurut Kasatlantas Polres Lamongan AKP Argya Satriya Bhawana, pelyanan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. "SIM keliling di acara Mince digelar untuk memberikan kemudahan. Khususnya masyarakat yang sedang berolahraga dan kepada masyarakat yang tidak bisa melaksanakan perpanjangan SIM pada hari-hari efektif karena kesibukan," kata Argya.


Tonton Video Wisata Bahari Tanjung Kodok Lamongan:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Menikmati Suasana Romantis di Wisata Air Kalimas Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/bdh)