detikNews
Jumat 28 Juni 2019, 19:55 WIB

Stop Penularan Hepatitis, Dinkes Jatim Lakukan Penyelidikan Epidemologi

Hilda Meilisa - detikNews
Stop Penularan Hepatitis, Dinkes Jatim Lakukan Penyelidikan Epidemologi Penderita hepatitis A di Pacitan dirawat (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Pacitan - Penularan penyakit hepatitis di Pacitan telah ditetapkan dengan status KLB atau Kejadian Luar Biasa. Untuk menyelidiki penyebaran dan penularannya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur melakukan penyelidikan epidemologi.

Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit Dinkes Jatim dr Setya Budiono mengatakan hal ini diharap mampu memutus rantai penyebaran penyakit.

"Kami sudah melakukan penyelidikan epidemologi untuk mengetahui pola sebaran dan mekanisme penularannya yang terjadi. Sehingga bisa memutus rantai penyebaran dan tidak menyebar lebih luas," kata dr Setya di Surabaya, Jumat (28/6/2019).

Setya menambahkan, kini Pemkab Pacitan telah menggerakkan seluruh fasilitas kesehatan untuk mendukung pengobatan hingga pencegahan penyakit. Misalnya kaporitsasi dan mengajak masyarakat berperilaku hidup sehat.


"Di puskesmas setempat, petugas kesling sudah melakukan kaporitsasi, kemudian meningkatkan kemampuan masyarakat sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Perilaku ini menjadi pengobatan efektif untuk KLB," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Setya mengimbau penderita yang memasuki masa pemulihan untuk istirahat total selama satu bulan. Sementara untuk masyarakat yang sakit, dimohon segera berobat ke puskesmas terdekat atau dokter.

Dia pun melarang masyarakat yang terkena Hepatitis A untuk bepergian dalam waktu dekat.

"Setelah gejala kuning hilang, harus istirahat total sebulan dan jangan bepergian meskipun tidak rawat inap," tuturnya.


Tak hanya itu, Setya meminta masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan dirinya sendiri. Misalnya dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah buang air besar dan kecil, sebelum dan sesudah memasak dan makan.

Sementara bagi warga yang sehat, disarankan saat sebelum dan sesudah merawat pasien dengan hepatitis A juga harus mencuci tangan.

"Kemudian makan makanan sehat dan matang, air juga harus dimasak lebih dahulu selama KLB mohon tidak mengkonsumsi makanan mentah," pungkasnya.

Simak Video "701 Warga Terjangkit Hepatitis A, Pacitan Berstatus KLB"
[Gambas:Video 20detik]

(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com