detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 17:30 WIB

Puluhan Orang Tuntut Pembekuan dan Segel Kantor YKP

Amir Baihaqi - detikNews
Puluhan Orang Tuntut Pembekuan dan Segel Kantor YKP Puluhan Orang Demo dan Segel Kantor YKP/Foto: Amir Baihaqi
Banyuwangi - Puluhan orang tergabung dalam Tim Pencari Fakta Lembaga Bantuan Hukum (TPF LBH) Keluarga Besar Rakyat Surabaya menggeruduk kantor Yayasan Kas Pembangunan (YKP) di Jalan Sedap Malam. Mereka mengapresiasi apa yang telah dilakukan Kejati Jawa Timur dan menuntut agar YKP segera dibekukan.

Pantauan di lapangan, selain berorasi, massa juga membentangkan spanduk yang disegelkan di depan pagar kantor YKP. Adapun isi tulisan dalam spanduk tersebut yakni: "Perumahan Rakyat Perumahan Negara"."Kembalikan YKP ke Pangkuan Pemerintah Kota Surabaya".

Tak hanya spanduk, massa juga membawa serta berbagai alat musik dan poster yang berisi kecaman yang ditujukan kepada pengurus YKP. Poster-postet tersebut bertuliskan: "Penggal/Gantung Mentik Cs". Arek Suroboyo Tanggung Jawab Atas Tanah Rakyat", "Wayahe-wayahe Segera Kembalikan Yekape, Mergo Duduk Tanahe", dan "Lomba Makan Tanah YKP Berhadiah 60 Triliun".

Koordinator aksi Trijono Hardjono mengatakan aksi yang dilakukan ini bertujuan sebagai bentuk dukungan apa yang telah dilakukan oleh Kejati Jatim.


"Kita bertujuan mengapresiasi apa yang sudah terjadi di mana sekarang ada tanda-tanda keseriusan pihak Kejaksaan telah memblokir, menyita dokumen, memblokir rekening, kemudian menyekal pengurus dan sebagainya," kata Trijono kepada detikcom, Selasa (25/6/2019).

"Jadi, saya kira ini yang harus didorong terus karena proses peralihan YKP itu tidak serta-merta tindak pidananya berjalan. Apalagi ini pidana korupsi yang harus ada pembuktian - pembuktian. Ada persoalan - persoalan hukum yang cukup krusial," lanjutnya.

Menurut Trijono, selain menggelar aksi, pihaknya juga mempunyai target menuntut agar YKP segera dibekukan. Untuk itu, pihaknya juga mengajak bersama-sama dengan DPRD dan Pemkot Surabaya untuk secara simultan menetapkan likuidasi yayasan.

"Kalau untuk target, target kita adalah menuntut DPRD dan Pemerintah Kota Surabaya secara bersama-sama untuk membuat secara simultan yang namanya surat penetapan pembekuan yayasan ditindaklanjuti tim likuidasi itu nanti bisa," jelas Trijono.


Untuk itu, usai menggelar aksi di kantor YKP, lanjut Trijono, pihaknya juga berencana akan mendatangi Pemkot Surabya untuk menyerahkan surat soal tuntutan kepada YKP. Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan audiensi ke Kejati Jatim untuk mendiakusikan sejumlah hal mengenai aspek yuridis.

"Ya ini kita ke pemkot setelah itu audiensi Aspidsus Kejati untuk mendiskusikan beberapa hal aspek yuridis bagaimana menindaklanjuti. Dan bagaimana kita berperan yang mereka tidak mampu menjangkau. Di mana yang bisa menjangkau itu publik," ujarnya.

"Isinya suratnya kepada pemkot itu sebagaimana menjadi target aksi mendesak untuk menetapkan pembekuan tim likuidasi bersama-sama," pungkas Trijono.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com