detikNews
Jumat 21 Juni 2019, 19:28 WIB

Pelaku Pembunuhan Laki-laki di Persawahan Banyuwangi Diringkus

Ardian Fanani - detikNews
Pelaku Pembunuhan Laki-laki di Persawahan Banyuwangi Diringkus Penangkapan pelaku pembunuhan di sawah/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Polisi akhirnya berhasil mengungkap misteri penemuan mayat Andri Kuntoro (19) warga Banyuwangi yang ditemukan tewas di area persawahan. Polisi mengamankan 5 orang pelaku penganiayaan warga Dusun Krajan Desa Sumberarum Kecamatan Songgon.

Dari 5 orang yang diamankan, polisi masih menetapkan 3 orang sebagai tersangka. Mereka adalah Abduraahman Wahid (22) dan Rudiansyah (24) warga Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Polisi juga menetapkan tersangka kepada Sunaryo (64), pemilik sawah ditemukan jenazah korban.

"Kami polisi memeriksa teman korban yang saat itu menonton kesenian Janger. Kemudian kami memeriksa sembilan orang saksi. Ada warga yang mengetahui korban sebelumnya dimana," ungkap Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi kepada detikcom di Mapolsek Songgon, Jumat (21/6/2019).

Dari keterangan sejumlah saksi itu, polisi kemudian mengamankan lima terduga pelaku penganiayaan.

"Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, dua lainnya masih dalam pemeriksaan. Pelaku diamankan dari rumahnya pada pukul 20.00 Wib tanpa perlawanan," jelas kapolres.


Pelaku mengaku jika pada saat menonton kesenian janger itu berkelahi dengan korban tangan kosong dan tidak ada pembakaran. Saat itu beberapa pelaku diduga dipengaruh miras, setelah minum minuman keras sebelum melihat kesenian janger.

Sementara terkait luka bakar yang ada di tubuh korban, rupanya karena aliran listrik yang ada di sekitar sawah tersebut. Pemilik sawah Sunaryo sengaja memasang aliran listrik di sawah untuk mengusir tikus. Namun ternyata, hal itu membuat nyawa korban hilang setelah adanya penganiayaan tersebut.

"Dalam gelar perkara terungkap jika luka bakar itu karena tersetrum. Saat itu pelaku dikeroyok oleh para pemuda yang sedang menonton kesenian janger. Kemudian korban melarikan diri ke belakang panggung. Namun saat sampai di sawah korban tersengat aliran listrik dari kabel yang sengaja dipasang," tambahnya.

Polisi akhirnya menyelidiki dugaan tersebut di lokasi ditemukan jenazah korban. Saat berada di lapangan, ternyata diperoleh keterangan jika di lokasi persawahan milik Sunaryo itu dipasang perangkap tikus dengan menggunakan kawat yang dialiri listrik.

Polisi kemudian mengamankan pemilik sawah, Sunaryo malam itu juga. Saat petugas datang, Sunaryo yang juga menemukan jenazah korban kali pertama langsung kelabakan dan tampak bingung.


Sunaryo akhirnya diamankan ke Mapolsek Songgon untuk diinterogasi. Hasil interogasi itulah, pelaku mengakui jika memang merangkap jebakan tikus dengan kawat yang dialiri listrik di sawah miliknya.

Petugas mengamankan kawat yang digunakan sebagai jebakan tikus yang sudah dirapikan lebih dulu oleh Sunaryo yang disimpan di dapur rumah miliknya.

"Sunaryo sebetulnya sudah tahu jika ada korban meninggal dunia di sawah. Hanya saja, setelah tahu jika korban mengalami luka bakar yang diduga akibat kesetrum itulah, Sunaryo kemudian merapikan agar tidak turut terlibat," jelasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com