detikNews
Jumat 14 Juni 2019, 15:39 WIB

Penangguhan Penahanan Pilot Lion Air Penampar Karyawan Hotel Dikabulkan

Amir Baihaqi, Deny Prastyo - detikNews
Penangguhan Penahanan Pilot Lion Air Penampar Karyawan Hotel Dikabulkan Arden Gabriel Susanto saat di tahanan (Foto: Istimewa)
Surabaya - Arden Gabriel Susanto, pilot Lion Air yang memukul karyawan Hotel La Lisa Surabaya bisa bebas sementara waktu. Penangguhan penahanan yang diajukannya dikabulkan polisi.

Richard Handiwiyanto, penasihat Hukum Arden membenarkan penangguhan penahanan kliennya dikabulkan. Yang menjadi penjaminnya adalah istri Arden, Jessica Simon.

"Benar. Itu yang menjamin istrinya. Kemarin jam lima sore keluar," kata Richard saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (14/6/2019).

Richard mengatakan penangguhan penahanan pria 29 tahun itu sudah diajukan sejak 22 Mei lalu, namun baru dikabulkan kemarin sore. Selain ada penjamin, dalam berkas penangguhan juga dilampirkan akta perdamaian dengan korban dan berkas pencabutan laporan korban.

"Seharusnya perkara ini kan sudah selesai. Tapi ini bukan ranah delik aduan. Jadi tidak serta merta dicabut," ujar Richard.


Polisi membenarkan penahanan Arden telah ditangguhkan. Menurut polisi, penangguhan itu dilakukan setelah melihat beberapa pertimbangan.

"Ya benar, untuk tersangka pilot kita tangguhkan dengan beberapa pertimbangan. Yang pertama pemeriksaan sudah selesai, berkas perkara sudah kita kirim ke jaksa penuntut," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.

"Kemudian ada jaminan orang atau pertimbangan subyektif penyidik untuk mengabulkan penangguhan penahanan," lanjut Sudamiran.

Menurut Sudamiran, penangguhan penahanan tersangka tetap akan dilakukan sambil menunggu berkas perkara kejaksaan. Jika seluruh berkas sudah lengkap maka tersangka akan menjalani tahap kedua atau penyerahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan.

"Kalau penangguhan sendiri kan tidak ada batas sepanjang dia menaati aturan-aturan penangguhan itu. Dan itu kita lakukan sambil menunggu berkas perkara jaksa penuntut nanti baru kita laksanakan tahap kedua nanti," urainya.


Dikatakan Sudamiran, pemeriksaan berkas di kejaksaan sendiri mempunyai waktu sampai 14 hari untuk memeriksa kekurangan dan kelengkapan berkas.

"Kejaksaan punya waktu 14 hari memeriksa berkas apakah ada kekurangan atau tidak. Kalau sudah lengkap baru masuk tahap dua pengiriman tersangka dan barang bukti ke kejaksaan," pungkas Sudamiran.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Surabaya Farriman Isandi Siregar mengaku telah menerima pelimpahan berkas perkara kasus ini.

"Sudah kami terima minggu ini, sekarang lagi diteliti. Baru tahap satu selama 7 hari. Nanti kalau lengkap kita P21, tapi kalau belum lengkap kita kembalikan disertai petunjuk," kata Farriman.




Tonton video Pilot Lion Air yang Pukul Pegawai Hotel Jadi Tersangka:

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed