detikNews
Rabu 12 Juni 2019, 14:14 WIB

Polisi Buru 13 DPO Pembakar Polsek Tambelangan Sampang

Hilda Meilisa - detikNews
Polisi Buru 13 DPO Pembakar Polsek Tambelangan Sampang Tiga pelaku kasus pembakaran Polsek Tambelangan (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Polisi telah menetapkan 9 tersangka yang terlibat dalam kasus pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang, Madura. Kini tinggal 13 orang yang menjadi DPO dan masih dilakukan pengejaran.

Kasubdit I Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Suryono mengatakan pihaknya mengimbau 13 DPO pelaku ini untuk menyerahkan diri.

"Masih ada 13 orang lagi yang masih kita cari. Kami imbau menyerahkan diri kepada kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Suryono saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (12/6/2019).

Suryono mengaku pihaknya telah mencari para DPO ini ke kediamannya, namun mereka sudah berpindah tempat. Kendati demikian, Suryono menyebut akan terus berupaya mencari pelaku.


"Kita akan tetap cari, kalau tidak menyerahkan diri ya akan kita cari. Di kediamannya masing-masing sudah tidak ada," imbuhnya.

Saat ditanya apakah 13 DPO ini juga termasuk otak penyerangan, Suryono menampik hal ini. Dia menyebut pihaknya telah menahan seorang pelaku yang menjadi otak penyerangan sejak awal.

"Otak penyerangan sementara satu yang pertama diamankan. Itu perkembangan penyidikan perkara pembakaran Polsek Tambelangan Polres Sampang," lanjut Suryono.

Sebelumnya, polisi menetapkan 21 DPO. Dari 21 DPO tersebut, polisi menangkap tiga orang pada Senin (10/6/2019). Sementara besoknya (11/6/2019), ada beberapa yang menyerahkan diri namun hanya tiga yang ditetapkan sebagai tersangka dan sisanya dilepas karena tak terbukti bersalah.


"Total DPO yang sakarang masih dicari itu 13 orang. Dari 21 yang DPO itu beberapa sudah diamankan dan ada juga yang dilepaskan," pungkasnya.

Sebelumnya, Mapolsek Tambelangan, Sampang dibakar sejumlah massa. Pembakaran terjadi pada Rabu, (22/5/2019) sekitar pukul 22.00 WIB. Pembakaran berawal dari adanya sekelompok massa yang datang secara tiba-tiba ke Mapolsek Tambelangan, Sampang.

Massa selanjutnya melempari mapolsek dengan menggunakan batu. Polisi berupaya memberikan pengertian dan melarang mereka berbuat anarkis, namun tidak diindahkan. Dalam hitungan menit, jumlah massa semakin banyak dan semakin beringas, hingga akhirnya terjadi pembakaran dengan melempar bom molotov.



Tonton video Polisi Bekuk 4 Pelaku Pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang:

[Gambas:Video 20detik]


(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed