Mudik Lewat Lamongan, Jangan Lupa Wingko untuk Buah Tangan

eko - detikNews
Selasa, 04 Jun 2019 04:09 WIB
Penjualan wingko selama lebaran naik 100% (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan - Lamongan memang dikenal dengan kekayaan kuliner dan jajanannya. Salah satu jajanan yang menjadi incaran sebagai buah tangan adalah Wingko Babat. Di musim mudik lebaran kali ini, omzet penjualan Wingko Babat pun mengalami kenaikan.

Di musim libur lebaran dan mudik kali ini, omset penjualan jajanan khas Babat berbahan dasar kelapa muda ini mengalami kenaikan hingga 100 persen. Hingga kini, pembeli masih terus berdatangan untuk membeli jajanan khas ini.

Salah satu pembuat dan penjual Wingko Babat yang ramai dengan pembeli tersebut adalah Gondokusumo Hadi yang berada di Jalan Raya Babat, Kecamatan Babat.

"Selama libur dan mudik lebaran, ada kenaikan 100 persen dibandingkan dengan hari biasa," kata salah satu pegawai di Wingko Babat Gondokusumo Hadi, Emi Sulistyowati pada wartawan di sela-sela melayani pelanggan yang datang.


Emi mengaku kenaikan omzet hingga 100 persen ini dialami selama musim mudik lebaran dengan pembeli yang didominasi dari luar kota Lamongan. Kalau pada hari biasa mereka habis 50 hingga 70 kotak wingko, lanjut Emi, saat musim mudik dan libur lebaran kali ini mereka bisa menghabiskan 100 hingga 150 kotak Wingko Babat.

"Pembeli kebanyakan didominasi oleh pemudik dari luar kota yang melintasi wilayah Lamongan," ujar Emi.

Mengenai harga, Emi menyebut tidak ada perubahan sama sekali dan masih tetap sama dengan hari-hari biasa. Wingko ukuran keci, lanjut Emi, dijual dengan harga Rp 45 ribu perkotak yang berisi 10 wingko. Sementara, untuk wingko ukuran sedang, kata Emi, dijual seharga Rp 175 ribu dan Rp 250 ribu perkotak.

"Pembeli tak hanya dari Lamongan, tapi juga dari kota Sidoarjo, Surabaya, Malang dan Jakarta. Ada juga dari luar pulau seperti dari Sumatra dan Kalimantan," ungkap Emi.

Salah satu pembeli adalah Habibah yang berasal dari Tegal. Habibah mengaku, kalau biasanya yang membeli Wingko adalah suaminya yang membeli dengan cara eceran, kali ini ia sendiri yang membeli ke Gondokusumo Hadi untuk oleh-oleh keluarga merwka di Tegal.


"Ini mau beli untuk dibagikan ke keluarga di rumah, sebagai oleh-oleh," katanya.

Hal yang sama juga diakui oleh Zain Sodakh yang datang dari Sidoarjo. Zain mengaku, setiap lewat Babat ia selalu mampir untuk membeli oleh-oleh wingko Babat ini. "Setiap kali liburan dan lewat Babat, saya selalu mampir ke sini karena rasa wingkonya enak," ungkap Zain.

Selain menyediakan jajana khas Babat berupa wingko, Toko Gondokusumo Hadi kni juga menyediakan sejumlah kue khas lainnya. Ada jenang dan Madu Mongso yang juga dijual dengan harga terjangkau.

"Jenang dan Madu Mongso harganya sama dengan wingko, yaitu Rp 45 ribu perkotak," pungkas Emi.




Tonton video H-2 Lebaran, Brexit Terpantau Lengang:

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)