detikNews
Rabu 22 Mei 2019, 12:26 WIB

Razia Petugas Gabungan di Blitar Amankan Truk Muat Kayu Jati

Erliana Riady - detikNews
Razia Petugas Gabungan di Blitar Amankan Truk Muat Kayu Jati Foto: Erliana Riady
Blitar - Operasi gabungan dilakukan Dishub, Pemkab, BNN dan Polres Blitar jelang mudik. Hasilnya, sebuah truk muat beberapa batang kayu jati diamankan karena sang sopir tidak bisa menunjukkan legalitas kayu yang diangkutnya.

Operasi gabungan dilakukan sejak pukul 09.00 WIB-11.00 WIB di areal jembatan timbang, Talun Kabupaten Blitar. Semua kendaraan angkutan, baik dari arah Malang ataupun Kota Blitar dimasukkan ke areal timbangan itu.

Tes urine dan ramp check dilakukan pada kendaraan angkutan barang dan penumpang. Semua sopir truk, bus, angkutan antar kota, termasuk mobil box, dites urinenya.

"Alhamdulillah dari 31 sopir yang kami tes urinenya semua negatif. Tidak ada yang terdeteksi mengkonsumsi narkoba. Namun untuk hasil ramp check, tadi ada dua truk pengangkut tebu yang remnya kurang berfungsi maksimal," terang Kasatlantas Polres Blitar AKP Muhammad Amirul Hakim kepada detikcom, Rabu (22/5/2019).

Dalam operasi itu, petugas justru menemukan sebuah truk dengan plat nomor P 8776 GA yang mencurigakan. Sopir truk yang berbahasa Madura itu disuruh turun untuk dites urinenya.


Awalnya sang sopir enggan melaksanakan perintah petugas. Hanya memakai sarung sebagai bawahan, sang sopir mengaku sulit mengeluarkan urine karena baru saja buang air kecil di warung tak jauh dari lokasi operasi gabungan digelar.

Sikap sopir justru membuat petugas curiga. Petugas tetap memintanya turun dan meminta kelengkapan surat berkendaraan. Semua lengkap. Namun saat ditanya barang apa yang dimuat, sang sopir hanya menunjukkan surat jalan tanpa dilengkapi surat izin tebang kayu jati yang diangkutnya.

"Sopirnya bilang, suratnya dibawa teman sopir lain yang posisinya di belakang dia. Mereka mengaku kayu jati ini ditebang dari wilayah Candisewu Kecamatan Nglegok," ungkapnya.

Pendalaman temuan ini, langsung diserahkan ke Satreskrim Polres Blitar. Truk bersama sopirnya dikawal menuju Mapolres Blitar yang berjarak sekitar 100 meter timur lokasi operasi digelar.

"Hasil pemeriksaan sementara berdasarkan keterangn sopir dan dokumen yang dibawa, kayu jati ini mereka beli dari PT Candisewu, Nglegok. Ada surat jual belinya. Karena untuk jenis kayu jati ini, pejabat setingkat lurah sudah bisa melegalkan transaksi jual belinya. Tapi kami akan croscek dulu ke perusahaan kayu yang tertera di surat jual beli itu. Apa benar dari mereka atau bukan," kata Kasatreskrim Polres Blitar AKP Sodik Effendi dikonfirmasi detikcom.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com