DetikNews
Jumat 17 Mei 2019, 14:49 WIB

Psikiater Sebut Sugeng Pemutilasi Mayat di Malang Alami Gangguan Jiwa

Muhammad Aminudin - detikNews
Psikiater Sebut Sugeng Pemutilasi Mayat di Malang Alami Gangguan Jiwa Sugeng Santoso yang oleh psikiater disebut alami gangguan jiwa (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Sugeng Santoso (49), dibawa polisi ke rumah sakit jiwa. Hasil pemeriksaan psikiater menunjukkan Sugeng mengalami gangguan kejiwaan. Meski saat memutilasi, Sugeng dinyatakan dalam kondisi sadar.

"Kami membawa terduga pelaku (Sugeng) ke rumah sakit jiwa. Ini merupakan hasil pemeriksaan psikiater, dan untuk memastikan pelaku mengalami gangguan kejiwaan," terang Kapolres Malang Kota Asfuri kepada wartawan di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jumat (17/5/2019).

Dikatakan Asfuri, hasil pemeriksaan psikiater menunjukkan jika Sugeng saat memutilasi korban tidak dalam kondisi gangguan jiwa. Melainkan ada gangguan perilaku Sugeng.

"Pemeriksaan psikiater mengungkap, jika pelaku saat memutikasi tidak dalam kondisi gangguan jiwa, melainkan gangguan perilaku," sebut Asfuri.


Sugeng juga dinyatakan memiliki kepribadian yang agresif, emosional, tidak stabil, perasaan tidak cocok, terisolir, dan memiliki ciri-ciri obsesif.

"Kemudian tim psikiater memberikan rujukan agar dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Sugeng, di rumah sakit jiwa," tutur Asfuri.

Ditambahkan Asfuri, Sugeng juga mempunyai riwayat pernah berobat di rumah sakit jiwa atas perilakunya yang tak normal. "Dan yang bersangkutan sudah memiliki kartunya juga," kata Asfuri.

Polres Malang Kota tengah menyusun kontruksi hukum terhadap penanganan kasus ini. Berdasarkan fakta, alat bukti beserta hasil olah TKP forensik.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan labfor, otopsi dan pemeriksaan di rumah sakit jiwa, dan menggali keterangan dari orang-orang yang mengenal pelaku, untuk mengungkap kesehariannya," beber Asfuri.


Dengan begitu, lanjut Asfuri, penanganan perkara ini belum final. Meskipun Sugeng telah dirujuk ke rumah sakit jiwa untuk memastikan kondisi mentalnya. "Kasusnya belum selesai, identitas korban juga masih diselidiki," tandasnya.

RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Kabupaten Malang mengaku, belum menerima rujukan pasien bernama Sugeng Santoso untuk dilakukan pemeriksaan medis.

"Belum ada nama itu, dibawa ke sini untuk dilakukan pemeriksaan," ungkap Humas RSJ Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang, Ribut Supriyatin terpisah.


Polri Identifikasi Ceceran Darah Korban Mutilasi di Malang:


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed