DetikNews
Kamis 16 Mei 2019, 20:45 WIB

Nekat Tawarkan Prostitusi di Eks Lokalisasi Dolly, Satu Muncikari Diamankan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Nekat Tawarkan Prostitusi di Eks Lokalisasi Dolly, Satu Muncikari Diamankan Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Meski eks lokalisasi Jarak dan Dolly sudah resmi ditutup, masih saja ada yang nekat membuka praktik prostitusi. Pelakunya membuka praktik itu dengan cara terselubung.

Namun prostitusi terselubung itu dibongkar polisi. Satu muncikari diamankan.

Muncikari itu adalah Ibnu Aji (25), warga Putat Jaya Lebar. Ibnu kesehariannya bekerja sebagai penjaga warung kopi di Jalan Putat Jaya Lebar, Sawahan, Surabaya.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan pelaku selama ini menjadi muncikari dengan mencarikan pria hidung belang. Dari hasil itu pelaku mengaku uang tersebut untuk biaya tambahan selama tinggal di Surabaya.


"Pelaku ini sudah lama melakukan aksinya deengan menjadi pencari tamu yang ingin jasa layanan prostitusi," kata Ruth Yeni kepada wartawan, Kamis, (16/5/2019).

Yeni mengatakan modus yang digunakan oleh pelaku ialah dengan cara menghubungi wanita penghibur tersebut jika ada pelanggan, sambil menjaga warung kopi.

"Pelaku menghubungi wanita penghibur tersebut dan langsung memberikan kepada pria hidung belang," jelas Ruth Yeni.

Dari praktik terselubung tersebut, pelaku mengaku menawarkan tarif sebesar Rp 150 ribu. Dari praktik tersebut tersangka mendapat untung Rp 30 ribu hingga Rp 100 perhari selama menjadi muncikari selama 8 bulan.


"Pelaku menawarkan wanita penghibur yang selalu ke warkop tempat pelaku berjaga," jelas Ruth Yeni.

Polisi juga mengamankan alat bukti uang sebsar Rp 150 ribu dan sejumlah alat kontrasepsi.

Dengan perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 2 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan ancaman 5 tahun penjara.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed