DetikNews
Kamis 16 Mei 2019, 16:31 WIB

Sandi Klaim Ada Politik Uang, TKD: Ini Bulan Ramadhan, Jangan Fitnah

Hilda Meilisa - detikNews
Sandi Klaim Ada Politik Uang, TKD: Ini Bulan Ramadhan, Jangan Fitnah Foto: Istimewa
Surabaya - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Jokowi-Maruf Amin merespons pernyataan Cawapres 02 Sandiaga Uno bahwa ada praktik politik uang masif dalam memenangkan kandidat 01. Bahkan, Sandiaga juga menyebut politik uang dikawal aparat pemerintah dan aparat keamanan.

"Pak Sandiaga, ini bulan suci Ramadhan. Anda puasa atau tidak? Jangan asal bunyi. Lisan kita itu juga dimintai pertanggungjawaban. Lisan Anda jangan suka fitnah. Anda katanya cawapres hasil pilihan ulama, tapi hobinya kok memfitnah," ujar Ketua TKD Jatim Machfud Arifin kepada media, Kamis (16/5/2019).

Machfud mengaku geram dengan berbagai manuver dari kubu Prabowo-Sandiaga yang tak henti-hentinya mengadu domba rakyat dengan menyebarkan narasi tentang kecurangan.

"Begitu dimintai data, ditanya mana buktinya, selalu saja enggak bisa menunjukkan. Pokoknya asal bunyi," tegas Machfud.


Seperti diberitakan detikcom, Cawapres Sandiaga Uno menyampaikan beberapa pernyataan dalam simposium 'Mengungkap Fakta Kecurangan Pemilu 2019' di Jakarta, Selasa (14/5/2019). Salah satunya adalah dugaan politik uang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Dari berbagai penjuru tanah air, terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur, masyarakat disuguhi banyak cerita bagaimana gelombang tsunami amplop politik uang yang dikawal aparat pemerintah, bahkan aparat keamanan, telah menghancurkan demokrasi kita," kata Sandiaga.

Meski mengaku kesal kepada Sandiaga, Machfud meminta semua pendukung Jokowi di Jatim memaafkan cawapres berlatar belakang pengusaha tersebut.

"Kita maafkanlah, walau kita difitnah. Kasihan beliau. Infonya sudah habis triliunan untuk kampanye. Mungkin ya sekarang ngomong ngawur itu untuk pelampiasan saja, karena bisa jadi agak tertekan setelah kehilangan duit banyak. Kita maafkan," pungkas Machfud.



Tonton juga video Sandiaga: Tim Tik Tok Memberangus Kedaulatan Rakyat:

[Gambas:Video 20detik]


(hil/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed