DetikNews
Kamis 16 Mei 2019, 14:31 WIB

Faktor Kemiskinan, 46 Ribu Rumah di Bondowoso Belum Teraliri Listrik

Chuk S Widarsha - detikNews
Faktor Kemiskinan, 46 Ribu Rumah di Bondowoso Belum Teraliri Listrik KWH Meter/Foto: Chuk S Widarsha
Bondowoso - Sekitar 46.000 rumah yang ada di 122 dusun di Kabupaten Bondowoso belum merasakan sambungan listrik. Kemiskinan menjadi penyebab utama.

Selain itu, ada faktor lain yang turut menghambat pemasangan listrik di puluhan ribu rumah tersebut. Di antaranya karena letak geografis wilayah Bondowoso yang kebanyakan berbukit dan antar rumah saling berjauhan.

"Faktor kemiskinan menjadi penyebab yang paling dominan. Banyak masyarakat tidak dapat menikmati aliran listrik karena tak ada biaya nyambung jaringan," kata Pj Sekretaris Daerah Bondowoso Agung Trihandono saat dikonfirmasi wartawan di kantornya, Kamis (16/5/2019).


Oleh sebab itu, Pemkab akan terus melakukan intervensi dengan menjajaki banyak cara. Misalnya dengan bantuan dari pemerintah pusat.

Menurut mantan Kepala Bappekab itu, tahap awal dapat bantuan sambungan listrik 26 ribu unit itu berkapasitas 450 Kwh. Sisanya di tahap berikutnya.

"Sudah dijanjikan sama direktorat energi. Nanti sisanya juga akan diintervensi pada tahun berikutnya. Insya Allah tahun 2020 sisanya bisa terpenuhi," sambungnya.


Karena kemiskinan menjadi faktor utama, sehingga kalaupun jaringannya sudah ada, mereka akan terkendala biaya sambungan. Itulah nanti yang akan dibantu melalui anggaran berasal dari pemerintah pusat.

"Rasio elektrifikasi itu menjadi ukuran apakah warga itu masuk warga negara miskin atau tidak. Karena listrik itu sudah bagian dari kehidupan," pungkas Agung.

Seperti data yang dihimpun, dua desa di Bondowoso yakni Desa Jurek Mas dan Penang merupakan desa terakhir di Jawa Timur yang tersambung jaringan listrik oleh PLN. Sementara di Bondowoso masih ada 122 dusun yang belum tersambung aliran listrik. Dusun tersebut tersebar di 23 kecamatan.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed