detikNews
Jumat 03 Mei 2019, 21:49 WIB

Kasus Tender Jalan di Kediri, KPPU Periksa 6 Saksi dari PT Kediri Putra

Amir Baihaqi - detikNews
Kasus Tender Jalan di Kediri, KPPU Periksa 6 Saksi dari PT Kediri Putra KPPU bersidang kasus tender jalan di Kediri (Foto: Istimewa)
Surabaya - Sidang pemeriksaan dugaan dua persekongkolan tender jalan di Kabupaten Kediri senilai Rp 227 miliar kembali berlanjut. Kali ini, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) memeriksa masing-masing 6 saksi dari PT Kediri Putra.

Ketua Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Surabaya Dendy Rakhmat Sutrisno mengatakan sidang digelar di ruang sidang di KPD KPPU Surabaya dan dipimpin oleh Majelis Komisi Kurnia Toha pada perkara nomor 21/KPPU-I/2018. Sedangkan perkara nomor 22/KPPU-I/2018 oleh Chandra Setiawan dan anggota Majelis Komisi Harry Agustanto.


"Pemeriksaan terhadap 6 Saksi ini difokuskan pada proses penyusunan dokumen penawaran, RAB (rencana anggaran biaya), dan pengurusan surat keterangan dukungan bank," kata Dendy seperti dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Jumat (3/4/2019).

Dijelaskan Dendy, sebelumnya investigator KPPU telah menyampaikan laporan dugaan pelanggaran kepada para terlapor. Dalam laporan tersebut, disebutkan terkait pelanggaran ketentuan pasal 22 Undang-Undang nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli Dan Persaingan Usaha.


"Pasal 22 menyebutkan pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pelaku usaha lain dan atau pihak yang terkait dengan pelaku usaha lain untuk mengatur dan atau menentukan pemenangnya tender. Sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat," terangnya.

Adapun dugaan persekongkolan dalam kedua perkara ini di antaranya seputar afiliasi antara peserta tender. Kemudian adanya kesamaan- kesamaan dalam dokumen tender dan persyaratan yang menghambat persaingan.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com