DetikNews
Kamis 02 Mei 2019, 19:49 WIB

Tekan Pengangguran, Khofifah Siapkan Job Center Bakorwil Madiun

Sugeng Harianto - detikNews
Tekan Pengangguran, Khofifah Siapkan Job Center Bakorwil Madiun Rapat Paripurna DPRD kota Madiun agenda Sertijab Wali Kota Madiun (Foto: Sugeng Harianto)
Madiun - Masih tingginya angka pengangguran di Kota Madiun membuat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengambil langkah. Kantor Bakorwil Jatim yang ada di kota Madiun akan disiapkan ruang khusus job center.

"Bisa menjadi pintu masuk untuk membuka lapangan kerja baru, saya sudah pernah minta pak wagub agar Bakorwil Madiun untuk menyiapkan milenial center. Mudah-mudahan itu akan jadi pintu masuk bagi seluruh talenta-talanta di kalangan milenial Kota Madiun," ujar Khofifah usai Rapat Paripurna DPRD kota Madiun dalam agenda Sertijab Wali Kota Madiun, Kamis (2/5/2019).

Job Center yang akan di buat di Bakorwil Madiun, kata Khofifah, diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran di kota Madiun dan sekitarnya. Hal ini lanjut Khofifah seiring pertumbuhan ekonomi kota Madiun yang mencapai 5,59 persen yang diharapkan bisa menekan angka pengangguran bersama wali kota baru.


"Kualitas SMA, SMK di kota Madiun yang sudah bagus harus kawal bersama-sama. Kemudian tingkat pengangguran di kota Madiun itu masih harus diturunkan kembali karena seiring dengan pertumbuhan ekonomi di kota Madiun 5,59 persen," katanya.

Diungkapkan Khofifah, dengan pertumbuhan ekonomi tersebut di kota Madiun diharapkan bisa menjadi pintu masuk lapangan pekerjaan baru.

"Sementara Jawa Timur 5,5 persen dan nasional 5,1 persen, harusnya ini masih bisa di dongkrak lagi penurunan pengangguran di kota Madiun. Sangat mungkin anak-anak muda itu membutuhkan format Startup yang mungkin bisa menjadi pintu masuk untuk membuka lapangan kerja baru," imbuhnya.

Gubernur wanita pertama di Jatim itu juga meminta pertumbuhan ekonomi kota Madiun bisa dinikmati seluruh wilayah Bakorwil Madiun. Bakorwil Madiun atau wilayah karesidenan Madiun meliputi Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo yang akrab disebut 'Pawitandirogo' yang diharapkan bisa tumbuh pesat perekonomiannya.


"Kalau Kota Madiun, Kabupaten Madiun menjadi kekuatan yang luar biasa, jadi sebaiknya di dalam konsep pembangunan berbasis kewilayahan, maka kita tidak melihat kota Madiun entitas yang berdiri sendiri tetapi Pawitandirogo adalah sebuah kekuatan. Sekarang sedang dikembangkan untuk wilayah Kediri Raya sekarang juga dikembangkan untuk Probolinggo Raya kecenderungannya seperti itu," tandasnya.

Sore hari tadi berlangsung serah terima jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun untuk masa jabatan 2019/2014. Wali Kota baru Maidi dan Wakil Wali kota Inda Raya Ayu Saputri menggantikan Sugeng Rismianto dan Armaya.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed