Ular Piton Sepanjang 5 Meter Ditangkap di Tengah Banjir Sidoarjo

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 02 Mei 2019 08:33 WIB
Warga Taman, Sidoarjo memperlihatkan ular piton sepanjang 5 meter/Foto: Deni Prastyo Utomo
Warga Taman, Sidoarjo memperlihatkan ular piton sepanjang 5 meter/Foto: Deni Prastyo Utomo
Sidoarjo - Penangkapan ular piton sepanjang 5 meter mencuri perhatian warga Taman, Sidoarjo. Ular tersebut ditangkap warga dari sungai karena dikhawatirkan masuk ke permukiman.

Informasi penangkapan ular tersebut menyebar lewat media sosial facebook. Seperti hasil penelusuran detikcom, foto ular tersebut diunggah oleh akun Jaya Jaya milik seorang pria bernama Erik. Ia merupakan Warga Desa Banjar Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Menurut Erik, ular pertama kali ular ditemukan warga saat debit air Sungai Surabaya sedang tinggi usai diguyur hujan deras. "Tadi ular piton tersebut pertama kali ditemukan oleh teman saya bernama Hari, Rabu (1/5) jelang azan magrib. Waktu air di sungai sedang naik karena banjir," kata Erik kepada detikcom, Kamis (2/5/2019).

Erik menambahkan, penangkapan ular tersebut berhasil menyedot perhatian warga setempat. Banyak warga yang penasaran ingin melihat langsung ular dengan panjang sekitar 5 meter tersebut.


"Semalam banyak warga yang ingin melihat hingga malam, meski hujan turun," ujar Erik.

Sementara sang penangkap ular Hari mengaku khawatir hewan melata tersebut masuk ke pemukiman warga. Maka dari itu ia menangkapnya.

"Waktu itu air naik, karena banjir. Kemudian tiba-tiba ada ular besar lalu saya tangkap," kata Hari.


"Waktu nangkap saya gunakan perangkap tali dan bambu. Karena ularnya besar dan panjang serta sebagian badannya di dalam air yang membuat berat. Makanya tadi ditarik orang lima," imbuhnya.

Hari menyampaikan, penemuan ular di Kali Surabaya kerap terjadi. Terutama ketika debit air tinggi.

"Sering ditemukan. Di sini banyak ular kalau banjir. Biasanya panjang dua meter tiga meter. Tapi ini paling panjang dan besar," tambah Hari.

Kini ular piton sepanjang lima meter tersebut masih diamankan warga. Mereka berencana menjual ulat tersebut. "Ular itu kami taruh di dalam karung berukuran 50 kilogram, tapi nggak muat. Rencananya akan kita jual," pungkas Hari. (sun/bdh)