DetikNews
Selasa 23 April 2019, 15:15 WIB

Coblos Ulang di Mojokerto, Partisipasi Pemilih di TPS Ini Turun

Enggran Eko Budianto - detikNews
Coblos Ulang di Mojokerto, Partisipasi Pemilih di TPS Ini Turun Coblos Ulang di Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Coblos ulang di TPS 01 Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto berjalan lancar. Hanya saja, partisipasi pemilih di TPS ini menurun dari 80 persen menjadi 63 persen.

Tampak warga antusias berdatangan untuk menyalurkan hak pilihnya untuk yang ke dua kalinya, sejak pukul 07.00 WIB.

Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Mojokerto Achmad Arif mengatakan, proses pemungutan suara ulang di TPS 01 berjalan lancar. Saat ini proses penghitungan suara sedang berjalan.

Sesuai yang diprediksi, partisipasi pemilih di TPS ini turun drastis. Hingga proses pencoblosan ditutup, hanya 193 pemilih yang menyalurkan suaranya. Terdiri dari 108 pemilih perempuan dan 85 pemilih laki-laki.

Angka partisipasi pemilih hanya sekitar 63% dari daftar pemilih sejumlah 300 jiwa. Saat Pemilu 17 April 2019 lalu, menurut Arif, partisipasi pemilih mencapai 80% atau 240 jiwa.


"C6 (undangan untuk memilih) sudah diterima para pemilih. Faktor yang paling berpengaruh turunnya partisipasi karena PSU (Pemungutan Suara Ulang) dilaksanakan di hari kerja," kata Arif kepada detikcom, Selasa (23/4/2019).

Ketua Panwascam Mojosari Hudi menjelaskan, PSU di TPS 01 Desa Awang-awang digelar karena adanya kesalahan petugas KPPS dalam melayani 2 pemilih asal Kabupaten Grobogan, Jateng.

Kedua pemilih dilayani mencoblos surat suara untuk Pilpres. Padahal, keduanya tak terdaftar dalam DPTb dan tak membawa formulir A5, yaitu keterangan pindah memilih.

"Anggapan KPPS dua pemilih masuk Daftar Pemilih Khusus (DPK). Untuk DPK memang cukup bawa KTP, tapi harus KTP setempat. Ini kan KTP luar daerah dan tidak membawa formulir A5," terangnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed