detikNews
Senin 22 April 2019, 21:37 WIB

Potret Emansipasi Wanita di Sebuah Perusahaan Tambang Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Potret Emansipasi Wanita di Sebuah Perusahaan Tambang Banyuwangi Perayaan Hari Kartini di PT BSI, Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Emansipasi wanita yang diperjuangkan R A Kartini kini begitu terasa di PT Bumi Suksesindo (BSI). Meski bergerak di bidang pertambangan yang identik dengan kaum adam, perusahaan tersebut tetap memberikan kesempatan pada kaum hawa untuk bersaing memberikan yang terbaik.

"Kami tidak memperlakukan karyawan atas dasar jenis kelamin. Kinerjalah yang menentukan kualitas karyawan," kata Senior Manajer External Affairs PT BSI, Sudarmono, Senin (22/4/2019).

Menurutnya, saat ini perusahaan tersebut telah mempekerjakan sekitar 111 karyawati dari total 2.324 pekerja. Bahkan enam orang di antaranya menjadi ahli mesin yang biasa dijalankan pekerja pria.

"Tahun depan akan kita tambah," imbuhnya.


Pernyataan itu ia sampaikan dalam peringatan Hari Kartini di Kantor External Affairs. Sudarmono Kemudian mengapresiasi kegiatan yang digagas para karyawan wanita itu. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan wujud kecintaan dan penghargaan karyawan terhadap jasa para pahlawan.

Lalu mengenai spirit kesetaraan yang diperjuangkan Kartini, Sudarmono menegaskan bahwa keberadaan karyawati sama pentingnya dengan karyawan. Sama seperti peringatan Hari Kartini pada umumnya, segenap karyawati BSI mengenakan kebaya.

Perayaan semakin meriah karena acara tersebut tidak hanya diikuti karyawati BSI. Tapi juga para karyawati dari perusahaan rekanan yang terlibat dalam Operasi Tujuh Bukit.

Ketua panitia penyelenggara Anggun Murniwati mengatakan, selain memperingati Hari Kartini, acara tersebut bertujuan untuk mempererat persaudaraan sesama karyawan. Khususnya karyawan wanita, yang terlibat dalam Operasi Tujuh Bukit.


Rasa persaudaraan yang kuat antar karyawan diharapkan dapat meningkatkan kerjasama tim dalam menjalankan pekerjaannya. "Kegiatan ini untuk semua karyawan wanita baik dari PT BSI maupun kontraktor. Dengan kegiatan bersama ini diharapkan kekompakan tim semakin baik," kata Anggun kepada wartawan.

Anggun menambahkan, kegiatan ini juga sebagai wujud terima kasih kepada Kartini yang telah memperjuangkan nasib kaum wanita di eranya. Berkat perjuangannya, wanita masa kini dapat berkarier di bidang yang dianggap hanya milik laki-laki seperti pertambangan.

Untuk menambah wawasan para karyawati, panitia menghadirkan seorang psikolog ibu dan anak dari Kota Banyuwangi, Adreina Marcelina. Materi yang disampaikan adalah keseimbangan pola asuh anak untuk wanita karier. Selain itu, ada juga penilaian best costume dan lucky draw.

"Ini untuk menyemangati para peserta. Hadiahnya juga menarik," pungkas Anggun.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed